PURBALINGGA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 resmi dimulai melalui upacara pembukaan di halaman Pendapa Dipokusumo, Selasa (10/2/2026). Program ini menjadi wujud sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Purbalingga untuk terus mendukung pelaksanaan TMMD, baik melalui alokasi anggaran maupun dukungan program lintas sektor.
“Pemkab Purbalingga telah mengalokasikan dukungan anggaran melalui APBD sebesar Rp 220 juta. Adapun total anggaran TMMD Sengkuyung I Tahun 2026 mencapai Rp 499 juta yang berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Kabupaten Purbalingga,” jelasnya.

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I berlangsung mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026 dengan lokasi kegiatan di Desa Tunjungmuli, Kecamatan Karangmoncol. Wabup Dimas menekankan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
Ia berharap seluruh pihak, mulai dari TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat, dapat mendukung penuh pelaksanaan program TMMD dengan semangat gotong royong. Selain itu, masyarakat juga diharapkan ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Komandan Kodim 0702/Purbalingga, Letkol Inf. Aries Ika Satria, menyampaikan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” Tema tersebut menegaskan bahwa kemajuan bangsa berawal dari pembangunan desa yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh elemen.

Ia menjelaskan, sasaran fisik TMMD meliputi pembangunan rabat beton, pembukaan akses jalan baru, pembangunan talud, pembangunan 10 unit gorong-gorong, serta rehabilitasi dua unit rumah tidak layak huni (RTLH). Sementara kegiatan nonfisik mencakup berbagai penyuluhan seperti lingkungan, kebencanaan, pertanian, hingga pelayanan administrasi kependudukan bekerja sama dengan OPD terkait.
“Melalui TMMD Sengkuyung ini diharapkan dapat membuka akses jalan antar desa, memperlancar arus perekonomian masyarakat, meningkatkan kesadaran bela negara, memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat,” ujarnya.(tha/prokopim)




Recent Comments