PURBALINGGA – Suara tawa, nyanyian, dan yel-yel ceria anak-anak memenuhi halaman Kelompok Bermain As-Syifa, Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Rabu (20/5/2026). Kedatangan Bunda PAUD Kabupaten Purbalingga, Syahzani Fahmi Muhammad Hanif yang akrab disapa Bunda Hani, disambut penuh semangat oleh para siswa dan guru.
Dengan senyum hangat, Bunda Hani langsung membaur bersama anak-anak. Sapaan polos dan antusias dari para siswa membuat suasana semakin hidup. Bahkan, Bunda Hani mengaku ikut terbawa semangat anak-anak KB As-Syifa.“Bunda jadi ikut semangat,” kata Bunda Hani.
Kegiatan Tebar Cinta Bunda PAUD kali ini bukan sekadar kunjungan biasa. Bunda Hani ingin hadir lebih dekat, melihat langsung proses belajar anak-anak sekaligus membangun kedekatan emosional dengan mereka.
“Bunda dateng ke sini itu, untuk melihat adik-adik proses belajarnya lebih dekat secara langsung. Bunda ingin dekat dengan adik-adik, bunda ingin lebih kenal dengan adik-adik, boleh ya?” ujar Bunda Hani yang langsung dijawab serempak anak-anak, “Boleh…”

Keceriaan pagi itu kemudian berlanjut dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) prasekolah yang dilayani Tim Puskesmas Bojongsari. Anak-anak menjalani pemeriksaan tumbuh kembang, kesehatan gigi, mata, hingga telinga. Dengan cara yang menyenangkan, petugas kesehatan juga mengajarkan kebiasaan hidup sehat seperti menyikat gigi dua kali sehari serta tujuh langkah cuci tangan pakai sabun melalui lagu dan gerakan sederhana.
Agar suasana makin interaktif, Bunda Hani mengajak anak-anak mengikuti kuis berhadiah seputar kebiasaan mencuci tangan dan menyikat gigi. Tangan-tangan kecil terangkat tinggi, berebut menjawab pertanyaan dengan penuh percaya diri.
Namun momen paling hangat hadir ketika Bunda Hani mulai mendongeng. Diawali bacaan basmalah, Bunda Hani menghadirkan tokoh Sally, Siti, dan Iwan dalam cerita berjudul Aku Sayang Teman. Dengan gaya bercerita yang ekspresif, anak-anak tampak larut mengikuti kisah tentang pentingnya berbagi dan saling membantu.
Dalam cerita itu, Sally awalnya enggan meminjamkan pensil warna maupun penghapus kepada temannya. Sebaliknya, Siti dan Iwan justru saling membantu ketika ada yang kesulitan. Hingga akhirnya Sally merasa malu karena telah bersikap pelit setelah teman-temannya tetap berbuat baik kepadanya.
“Jadi adik-adik, dari cerita bunda, tidak boleh pelit sama teman, ya?. Harus saling berbagi, memberi, membantu ketika temen-temen ada yang kesulitan perlu bantuan, oke?” pesan Bunda Hani.

Anak-anak pun mengangguk kompak sambil menjawab lantang, “Oke…”Usai mendengarkan dongeng, anak-anak langsung mempraktikkan cuci tangan pakai sabun dan sikat gigi bersama. Sikat gigi dibagikan langsung oleh Puskesmas Bojongsari.
Tak hanya itu, Bunda Hani juga membagikan susu sapi kepada seluruh anak sebelum kegiatan ditutup dengan Makan Bergizi Gratis (MBG).Sebagai bentuk dukungan terhadap pembelajaran anak usia dini, Bunda Hani turut menyerahkan tali asih, Alat Permainan Edukatif (APE), buku cerita, playmat, hingga pemberian makanan tambahan berupa susu.
“Bunda juga membawa hadiah-hadiah buat adik-adik semua. Buat support proses pembelajaran adik-adik dalam belajar di kelas, ya. Ini ada kardus besar, nanti isinya dibuka bareng anak-anak boleh. Bunda juga bawa buku cerita, bunda bawa playmat, seneng ngga?,” katanya disambut riuh gembira anak-anak.(Gn/Prokompim)




Recent Comments