PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif bersama Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani dan Sekretaris Daerah Kabupaten Purbalingga menyaksikan langsung pertandingan Liga 4 Nasional Piala Presiden antara Persibangga Purbalingga melawan PESIK Kuningan di Stadion Gelora Goentoer Darjono, Senin (15/6/2026).
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar yang duduk berdampingan dengan Bupati Fahmi menyaksikan laga terakhir babak penyisihan Grup Q putaran 32 besar. Kehadiran kedua kepala daerah tersebut menjadi simbol dukungan terhadap perkembangan sepak bola daerah sekaligus mempererat hubungan antardaerah melalui olahraga.
Sebelum pertandingan dimulai, Persibangga telah memastikan tiket ke babak 16 besar setelah mengoleksi enam poin dari dua kemenangan. Sementara itu, PESIK Kuningan masih bersaing ketat untuk mengamankan satu tempat di fase berikutnya.
Meski telah memastikan kelolosan, Persibangga tetap tampil serius dan agresif. Tim berjuluk Laskar Jenderal Soedirman berhasil membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui sundulan Usama Ahmad yang memanfaatkan umpan lambung Afif Teguh. Namun keunggulan tersebut hanya bertahan empat menit setelah Supriatna berhasil menyamakan kedudukan bagi PESIK Kuningan lewat sundulan hasil situasi tendangan sudut.

Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil tersebut memastikan Persibangga tetap kokoh di puncak klasemen Grup Q, sekaligus mengantarkan PESIK Kuningan lolos ke babak 16 besar setelah di laga lain CIMAHI United takluk 1-4 dari Persemar Martapura.
Pelatih Kepala Persibangga, Mochammad Irfan, mengatakan hasil imbang tersebut menjadi bahan evaluasi penting menghadapi babak 16 besar yang dipastikan akan berlangsung lebih ketat.
“Tentu setiap pertandingan akan menjadi bahan evaluasi karena tantangan di babak 16 besar jauh lebih berat. Kami berharap pemain yang hari ini absen karena akumulasi kartu bisa kembali dalam kondisi terbaik sehingga tim dapat tampil lebih komplet,” ujarnya.
Pada babak kedua, Irfan juga menarik dua pemain penting, Arvin Aufa dan Fata Alfiansyah, untuk menjaga kondisi fisik mereka menjelang laga berikutnya.
Sementara itu, Pelatih Kepala PESIK Kuningan, Dian Oktovery, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Menurutnya, pertandingan berlangsung cukup seimbang meskipun peluang yang tercipta tidak banyak akibat solidnya lini pertahanan Persibangga.
Suasana hangat dan penuh sportivitas terlihat setelah pertandingan berakhir. Bupati Fahmi dan Bupati Kuningan saling bertukar cenderamata berupa jersey Persibangga dan jaket PESIK Kuningan sebagai simbol persahabatan dan dukungan terhadap kemajuan sepak bola daerah.

Bupati Fahmi menyampaikan apresiasinya kepada kedua tim yang telah menampilkan pertandingan berkualitas dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Kami mengucapkan selamat kepada Persibangga yang berhasil menjadi juara grup dan kepada PESIK Kuningan yang juga lolos ke babak berikutnya. Semoga kedua tim dapat terus memberikan yang terbaik serta mengharumkan nama daerah masing-masing,” kata Bupati Fahmi.
Dengan hasil tersebut, Persibangga melangkah ke babak 16 besar sebagai juara Grup Q dengan catatan belum terkalahkan, sementara PESIK Kuningan yang berada di posisi runner-up berhak mendampingi Persibangga melanjutkan perjuangan di kompetisi Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026.(Gn/Prokompim)




Recent Comments