PURBALINGGA – Semangat juang Persibangga Purbalingga kembali menyala terang di hadapan ribuan pendukungnya. Bermain sebagai tuan rumah, Laskar Jenderal Soedirman sukses menundukkan PSIP Pemalang dengan skor meyakinkan 4-1 pada matchday kedua Grup E Liga 4 Jawa Tengah di Stadion GOR Goentoer Darjono Purbalingga, Rabu (7/12/2026).
Kemenangan manis tersebut terasa semakin istimewa karena mendapat dukungan langsung dari Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif. Orang nomor satu di Purbalingga itu hadir bersama Sekda Herni Sulasti, Kajari Purbalingga, Danyon, serta sejumlah kepala OPD Pemkab Purbalingga. Kehadiran jajaran pimpinan daerah di tribun kehormatan menjadi suntikan moral luar biasa bagi tim kebanggaan masyarakat Purbalingga.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi. Petaka lebih dulu menghampiri PSIP Pemalang setelah pemainnya, Wahyudin, diganjar kartu merah. Ia dinilai melakukan pelanggaran berbahaya terhadap pemain Persibangga dengan posisi telapak kaki terbuka dan terlalu tinggi. Keputusan tegas wasit itu memaksa tim tamu bermain dengan 10 pemain.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan maksimal oleh Persibangga. Pada menit ke-27, hadiah penalti diperoleh setelah pemain bernomor punggung 91, M. Rizqi Fauzan, dijatuhkan di kotak terlarang. Fauzan sendiri tampil sebagai algojo dan sukses menjalankan tugasnya dengan dingin. Skor berubah 1-0 untuk tuan rumah.
Namun kegembiraan publik tuan rumah sempat tertahan. Dua menit berselang, PSIP membalas melalui sundulan pemain nomor 9 yang berhasil memaksimalkan tendangan sudut pada menit ke-29. Kedudukan 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, dominasi Persibangga semakin tak terbendung. Lagi-lagi Rizqi Fauzan menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Pemalang. Pada menit ke-52, ia mencetak gol keduanya lewat sundulan tajam setelah menyambar umpan lambung matang dari M. Sholeh Hidayat. Persibangga unggul 2-1.
PSIP kian terpuruk setelah pemain nomor 8, Suryanto, menerima kartu merah akibat pelanggaran keras saat menghentikan serangan balik Persibangga dengan sliding tackle. Bermain dengan 9 pemain, PSIP mulai kehilangan ritme permainan dan kesulitan membangun serangan.
Persibangga pun berpesta gol. Haidar Nur Afif (nomor punggung 9) memperlebar jarak pada menit ke-77. Menjelang akhir laga, giliran Azhril Syahdan (nomor punggung 16) menutup kemenangan melalui tendangan melambung indah pada menit ke-87 yang gagal diantisipasi kiper PSIP.
Gemuruh stadion yang dipadati 2.520 penonton menjadi saksi keperkasaan Persibangga hari itu. Penjualan tiket yang mencapai ribuan lembar menunjukkan antusiasme besar masyarakat terhadap kiprah tim lokalnya.
Usai pertandingan, Bupati Fahmi Muhammad Hanif mengaku puas dengan performa tim asuhan Imran Amirullah. Ia menilai para pemain tampil penuh determinasi dan pantas meraih kemenangan.
“Harapannya nanti mendapatkan hasil yang baik di Liga 4 dan bisa promosi ke Liga 3. Ini performa yang sangat membanggakan dan harus tetap konsisten,” ungkapnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Fahmi langsung menjanjikan bonus. Ia akan memberikan hadiah dari kantong pribadinya sebesar Rp10 juta untuk tim, ditambah Rp500 ribu untuk setiap gol yang tercipta.
Konsistensi Persibangga memang tengah berada di jalur positif. Pada laga sebelumnya, mereka juga meraih kemenangan 0-1 saat bertandang melawan PPSM Magelang. Rekor selalu menang sejak pembukaan Liga 4 Jawa Tengah menjadi modal berharga menatap laga berikutnya.
Tantangan besar sudah menanti. Pada Minggu, 11 Januari 2025, Persibangga akan melakoni big match dengan bertandang ke GOR Satria Purwokerto menghadapi Persibas. Duel klasik dua tim bertetangga itu diprediksi bakal berlangsung sengit.(Gn/Prokompim)




Recent Comments