PURBALINGGA – Wakil Bupati Dimas Prasetyahani secara resmi membuka Rapat Kerja Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purbalingga yang digelar pada Selasa (30/12/2025) di Operation Room Graha Adiguna. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinporapar Kabupaten Purbalingga Sadono, Ketua KONI Provinsi Jateng yang diwakili Wakil Ketua Bidang Sport Science dan Iptek Martin Sudarmono, Ketua dan jajaran pengurus KONI Purbalingga serta 34 Pengurus Kabupaten (Pengkab) Cabang Olahraga.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Purbalingga menyampaikan bahwa KONI adalah organisasi yang berwenang dan bertanggung jawab untuk mengelola, membina, mengembangkan, dan mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan olahraga, sehingga memiiki peran yang sangat strategis dalam mendorong kemajuan olahraga. Di tengah berbagai keterbatasan yang ada terutama dalam hal pendanaan, Wabup meminta KONI untuk menjalin sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Kalau di Purbalingga anggarannya baru satu sekian, dibandingkan Banyumas yang bisa sepuluh kali lipat, Banjarnegara anggarannya bisa 3 sampai 4 kali lipat, ini sungguh disayangkan. Dengan segala keterbatasan mari kita cari jalan keluar bersama, mencari alternatif pendanaan bersama, saling bersinergi, bahu membahu, merumuskan bagaimana agar supaya keterbatasan anggaran ini dapat mulai terurai,” tandas Wabup.
Selanjutnya Wabup berharap walaupun menghadapi berbagai macam keterbatasan, ke depannya kiprah dan kinerja KONI dapat terus ditingkatkan, mengingat tantangan pembinaan olahraga akan semakin kompleks, persaingan antar daerah semakin ketat, dan tentunya tuntutan prestasi yang juga akan semakin tinggi.
Sementara itu Ketua KONI Kabupaten Purbalingga, R. Budi Setiawan dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa Rapat Kerja KONI merupakan forum strategis yang menjadi ruang refleksi, evaluasi dan peneguhan arah perjuangan olahraga prestasi Kabupaten Purbalingga.

Melalui rapat kerja ini, Budi berharap adanya perhatian yang lebih kuat dan berkelanjutan dari Pemerintah Daerah baik dalam bentuk peningkatan dan keberlanjutan support anggaran maupun dalam sistem penghargaan yang adil dan memotivasi.
“Kami meyakini ketika semangat cabang olahraga yang kini mulai menggeliat dipertemukan dengan dukungan stakeholder terkait yang kuat dan konsisten, maka prestasi bukan sekedar lagi harapan melainkan keniscayan,” tegas Budi.
Dengan sinergi yang kuat antara KONI, cabang olahraga, dan Pemerintah Daerah, Budi optimis mampu menatap event Porprov tahun depan dengan target yang lebih terukur lebih realistis dan lebih membanggakan.




Recent Comments