PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Candi 2026 dalam rangka pengamanan dan pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Apel yang digelar di halaman Satpas Polres Purbalingga, Kamis (12/3/2026) tersebut diikuti unsur TNI-Polri, PMI, Perangkat Daerah Pemkab Purbalingga, serta berbagai organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.
Bupati Fahmi didampingi Kapolres Purbalingga dan Dandim 0702/Purbalingga memimpin jalannya apel sekaligus membacakan amanat Kapolri yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam memberikan rasa aman dan pelayanan optimal kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.
Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kepolisian terpusat yang setiap tahun dilaksanakan untuk memastikan perayaan Idul Fitri berlangsung aman, tertib, dan lancar. Pengamanan difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas, keamanan pusat keramaian, tempat ibadah, terminal, serta titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

“Seluruh pelaksanaan operasi tentunya harus didukung dengan strategi komunikasi publik yang baik. Untuk itu, pastikan masyarakat mengetahui seluruh informasi layanan kepolisian, pesan-pesan kamtibmas hingga penerapan rekayasa lalu lintas,” katanya.
Kapolri juga menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur, baik TNI, Polri, pemerintah daerah, maupun elemen masyarakat dalam mendukung kelancaran arus mudik. Koordinasi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
Sementara itu, Kapolres Purbalingga AKBP Anita Indah Setyaningrum menyampaikan bahwa Polres Purbalingga telah menyiapkan berbagai langkah pelayanan bagi para pemudik. Salah satunya melalui 10 program unggulan pelayanan mudik yang disiapkan di sejumlah titik pengamanan.

Beberapa program tersebut antara lain Pos Pengamanan (Pospam) yang nyaman bagi pemudik, dilengkapi fasilitas tempat bersantai, ruang refleksi keluarga, charging station, wifi gratis, coffee corner, snack ringan, ruang laktasi, hingga area istirahat yang representatif.
Selain itu terdapat program “Wayang Seduluran Mudik”, yakni mobil branding khusus yang memberikan edukasi sekaligus hiburan kepada masyarakat yang tengah menunggu antrean atau terjebak kemacetan. Polres Purbalingga juga menyiapkan layanan medis mobile menggunakan motor, bengkel siaga mudik, serta towing siaga bagi kendaraan yang mengalami kendala di perjalanan.
Fasilitas lain yang disiapkan antara lain charge point mudik, layanan cek kesehatan gratis terpadu di tiga pos, toilet portable, serta layanan parkir di area Polsek dan Satpas bagi masyarakat yang membutuhkan tempat singgah sementara.
Kapolres berharap berbagai layanan tersebut dapat memberikan kenyamanan sekaligus membantu para pemudik yang melintasi wilayah Purbalingga.
“Harapannya masyarakat yang melaksanakan mudik dapat merasakan pelayanan yang lebih baik, aman, dan nyaman selama perjalanan,” ujarnya.(Gn/Prokompim)




Recent Comments