TRENDING:

Video pedoman penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung...
Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok ya...
Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolabo...
setda.purbalinggakab.go.id
  • Beranda
  • Profil
    • VISI & MISI
  • Asisten Pemerintahan & Kesra
    • Bagian Pemerintahan
    • Bagian Hukum
    • Bagian Kesra
  • Asisten Perekonomian & Pembangunan
    • Bagian Perekonomian dan SDA
    • Bagian Administrasi Pembangunan
    • Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
  • Asisten Administrasi Umum
    • Bagian Organisasi
    • Bagian Umum
    • Bagian Prokopim
  • Staf Ahli
  • Berita
  • Sakip
    • Perencanaan
    • Pengukuran
    • Pelaporan
    • Evaluasi
  • Pelayanan Publik
    • Jenis Layanan
      • Bag.Prokompim
      • Bag.Organisasi
      • Bag.Kesra
      • Bag.Hukum
      • Bag.PBJ
      • Bag.Umum
    • Maklumat Pelayanan
    • Indeks Kepuasan Masyarakat
      • Nilai IKM
    • Pengaduan Masyarakat
  • FAQ

Select Page

Wabup Dimas Hadiri CJIBF 2026, Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah

Posted by humas setda | May 11, 2026 | Bagian Humas, Berita | 0 |

Wabup Dimas Hadiri CJIBF 2026, Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah

SEMARANG – Wakil Bupati menghadiri ajang Central Java Investment Business Forum (CJIBF) dan UMKM Grande 2026 yang digelar di Ballroom PO Hotel Semarang, Senin (11/5/2026). Kehadiran Wakil Bupati dalam forum investasi tahunan tersebut mewakili Bupati bersama jajaran kepala daerah se-Jawa Tengah, pelaku usaha, investor, serta unsur pemerintah pusat dan daerah.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah itu menjadi ruang strategis untuk memperkuat iklim investasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada Kuartal I Tahun 2026 mencapai 5,89 persen atau berada di atas rata-rata nasional sebesar 5,61 persen. Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari tingginya realisasi investasi di Jawa Tengah.

Ia menyebut, realisasi investasi Jawa Tengah pada Triwulan I Tahun 2026 telah mencapai Rp23 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sekitar 95 ribu orang. Sementara sepanjang 2025, capaian investasi Jawa Tengah menembus Rp110 triliun.

“Sehingga dibutuhkan kegiatan semacam ini yang diikuti pemerintah, bupati/walikota hadir, pemerintah pusat, BI yang mempelopori secara tidak langsung collaborative government menumbuhkan ekonomi baru di Jawa Tengah,” ujarnya.

Untuk mendukung iklim investasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah menyiapkan sekitar 12 kawasan industri dan ekonomi khusus baru melalui kolaborasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota.

Selain business forum dan one on one meeting, kegiatan CJIBF 2026 juga menghadirkan talkshow bertema Empowering Green and Growth Unlocking Investment Opportunities in Central Java’s Leading Sector.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi menekankan pentingnya peran kepala daerah dalam menarik investasi ke wilayah masing-masing.

“Para Bupati/Walikota yang hadir harus jadi marketing yang terdepan menjual wilayahnya agar banyak yang berinvestasi,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM RI, Todotua Pasaribu, menyebut Jawa Tengah memiliki posisi strategis dalam peta investasi nasional.

“Pertumbuhan ekonomi itu sebenarnya 30 persen kontribusinya dari sektor realisasi investasi. Hari ini, CJIBF yang diinisiasi oleh Pemprov Jateng dan Bank Indonesia, diharapkan bisa menjaga angka pertumbuhan realisasi investasi ini,” katanya.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang telah menyiapkan 12 kawasan industri dan ekonomi khusus baru. Menurutnya, Jawa Tengah memiliki wilayah luas dan potensi besar sehingga membutuhkan lebih banyak kawasan industri.

Kepala Kantor Perwakilan BI Jawa Tengah, Mohammad Noor Nugroho, menjelaskan rangkaian CJIBF 2026 telah berlangsung sejak 7 Mei 2026 dengan berbagai agenda seperti pameran UMKM, investment project ready to offer (IPRO), workshop, business matching, one on one meeting investor, hingga investment visit ke sejumlah lokasi unggulan investasi di Jawa Tengah.

Di sela kegiatan, Wakil Bupati Dimas Prasetyahani menyampaikan bahwa forum investasi seperti CJIBF menjadi momentum penting bagi daerah untuk memperkuat sinergi pembangunan dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

“Investasi bukan hanya tentang angka pertumbuhan, tetapi juga tentang bagaimana membuka kesempatan kerja, menggerakkan UMKM, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Daerah harus mampu membangun kepercayaan melalui pelayanan, kolaborasi, dan kesiapan sumber daya yang dimiliki,” ujar Dimas.(Gn/Prokompim)

Share:

Rate:

PreviousTebar Cinta di KB Nurul Ummahaat, Bunda Hani Ajari Anak Cuci Tangan dan Gosok Gigi
NextProgres Capai 80 Persen, Tim Wasev Mabes TNI AD Apresiasi Kinerja TMMD di Desa Krangean

About The Author

humas setda

humas setda

Related Posts

Berkah Masa Jabatan Ditambah, Kades se-Purbalingga Gelar Ngaji Bareng Gus Kautsar

Berkah Masa Jabatan Ditambah, Kades se-Purbalingga Gelar Ngaji Bareng Gus Kautsar

September 20, 2024

78 Pejabat Struktural Dilantik, Bupati Pesan Jaga Citra Positif ASN

78 Pejabat Struktural Dilantik, Bupati Pesan Jaga Citra Positif ASN

April 18, 2023

Bupati Tiwi Pesan KOKAM Jadi Perekat dan Pemersatu Masyarakat di Tahun Politik

Bupati Tiwi Pesan KOKAM Jadi Perekat dan Pemersatu Masyarakat di Tahun Politik

May 14, 2023

Bupati Fahmi: Idulfitri 1447 H Momentum Perkuat Kebersamaan

Bupati Fahmi: Idulfitri 1447 H Momentum Perkuat Kebersamaan

March 21, 2026

Leave a reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS feed: Berita Purbalingga Berita Purbalingga

  • Peringati Hari Batik Nasional, Membatik Bersama Jadi Ruang Perajin Purbalingga Benahi Kualitas
  • Dengan OPTIMA, Warga Purbalingga Bisa Urus Dokumen Kependudukan dari Rumah
  • Kobarkan Semangat Kebersamaan Demi Tegakkan Pancasila di Purbalingga
  • Linmas Jateng Didorong Perkuat Deteksi Dini Persoalan di Masyarakat
  • Rancangan APBD 2027 Purbalingga Diarahkan Perluas Manfaat Layanan Dasar Masyarakat

Recent Posts

  • Usai Dilantik, Wabup Dimas Siapkan Gebrakan GEKRAFS Purbalingga
  • Urus Adminduk Tak Perlu Antre, Ada OPTIMA
  • Jadi Mata dan Telinga, Linmas Perkuat Deteksi Dini
  • Perkuat Kemandirian Fiskal, Pemkab Purbalingga Optimalkan Potensi PAD
  • DPRD Dorong PAD Naik Tanpa Bebani Rakyat

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

Layanan Pengadaan Secara Elektronik

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan

Portal Informasi Kerajinan

Recent Comments

  • Kamaludin on Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok yang Membutuhkan
  • WHR. on Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolaborasi Bangun Purbalingga
  • tel u on Sekda : Tak Hanya Militer, Bela Negara Berlaku Semua Lapisan Masyarakat
  • tel u on Pemkab Purbalingga Kirim 6 Program untuk Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023
  • Dwi Iswanti R. on 5000 Bibit Pohon Ditanam di Daerah Rawan Longsor Desa Siwarak

Designed by Elegant Themes | Powered by WordPress