PURBALINGGA – Sebanyak 610 anak dari 24 TK/Raudhatul Athfal (RA) se-Kecamatan Purbalingga tampil penuh warna dalam Karnaval Hari Anak Nasional (HAN) 2026 tingkat Kabupaten Purbalingga. Mengenakan beragam kostum unik dan kreatif, mereka berjalan menyusuri jalan utama kota setelah secara resmi dilepas Bunda PAUD Kabupaten Purbalingga Syahzani Fahmi M Hanif atau Bunda Hani didampingi Bunda Literasi Denita Dimas Prasetyahani, dari Halaman Pendapa Cahyana, Kamis (30/7/2026).
Sejak pagi, anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HAN ke-42 Tahun 2026 tersebut. Beragam kostum dikenakan peserta, mulai dari lebah, kambing, bunga matahari, dinosaurus, hingga peri. Tak hanya itu, sejumlah anak tampil mengenakan pakaian adat dan kostum yang menggambarkan berbagai profesi, seperti tentara, dokter, dan astronaut. Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah Khalisa Aghnia Hanifa, putri Bupati Purbalingga yang tampil mengenakan kostum dewi bernuansa biru muda bersama teman-temannya dari TK IT Harapan Ummat.

Bunda Hani mengapresiasi semangat dan keceriaan anak-anak yang telah mempersiapkan diri sejak pagi untuk mengikuti karnaval. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menghadirkan suasana yang menyenangkan bagi anak sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak.
“Anak-anak harus merasa nyaman dan aman dalam setiap aktivitasnya, termasuk dalam kegiatan belajar sehari-hari. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak,” kata Bunda Hani.
Ia mengatakan, semangat tersebut sejalan dengan tema HAN ke-42 Tahun 2026 yang ditetapkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), yakni “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.”
Sebelum melepas peserta karnaval, Bunda Hani berpesan kepada anak-anak agar berhati-hati dan menjaga keselamatan selama mengikuti perjalanan sesuai rute yang telah ditentukan.
“Jangan lupa senyumnya, anak-anak. Hati-hati dan tetap jaga keselamatan selama mengikuti karnaval,” pesannya.
Dari Halaman Pendapa Cahyana, peserta karnaval kemudian berjalan menyusuri Jalan Jenderal Sudirman ke arah timur menuju Alun-Alun Purbalingga. Sesampainya di Alun-Alun Purbalingga, para peserta disambut sejumlah sponsor yang membuka stan dan membagikan susu secara gratis kepada anak-anak peserta karnaval.

Guru BA Aisyiyah Cabang Purbalingga, Sri Lestari, bersyukur kegiatan tersebut berjalan lancar dan kondusif. Menurutnya, karnaval tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memberikan pengalaman positif bagi anak-anak.
“Acara ini selain bisa untuk refreshing anak-anak, juga sembari melatih kemandirian mereka serta belajar bersosialisasi dengan teman dari TK/RA lain,” ujarnya.
Kegiatan karnaval tersebut menjadi salah satu ruang bagi anak-anak untuk berekspresi, berkreasi, dan bersosialisasi dalam suasana yang menyenangkan. Keceriaan mereka juga menjadi pengingat pentingnya menghadirkan lingkungan yang aman dan nyaman sebagai bagian dari upaya bersama membangun masa depan anak.(tha/prokompim)




Recent Comments