PURBALINGGA – Dukungan Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif kepada pasukan Estafet Tunas Kelapa (ETK) 2026 ditunjukkan dengan turun langsung ke jalan. Tak sekadar menerima timbang terima Tunas Kelapa dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banjarnegara, Fahmi ikut berjalan sekitar dua kilometer bersama pasukan ETK dari Balai Desa Kembangan, Kecamatan Bukateja, Sabtu (5/9/2026).
Fahmi yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Purbalingga berjalan bersama Ketua DPRD Purbalingga Bambang Irawan. Sepanjang perjalanan, keduanya menyapa anggota Pramuka yang berbaris di tepi jalan utama Kecamatan Bukateja. Kehadiran Fahmi di tengah perjalanan menjadi bentuk dukungan langsung kepada pasukan ETK Purbalingga yang mengemban tugas membawa Tunas Kelapa menuju Kabupaten Banyumas.
“Apresiasi kepada adik-adik Pramuka se-Kabupaten Purbalingga yang hari ini ikut memberikan semangat kepada pasukan ETK 2026. Mereka bertugas menerima Tunas Kelapa dari Kwarcab Banjarnegara dan meneruskannya ke Kabupaten Banyumas,” kata Fahmi.
Menurut dia, ETK tidak semestinya dipandang hanya sebagai kegiatan estafet yang memindahkan Tunas Kelapa dari satu daerah ke daerah lain. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menanamkan dan meneruskan nilai kerja sama, gotong royong, kedisiplinan, serta kebermanfaatan kepada generasi muda.
“Semangat dan spirit kerja sama, gotong royong, serta kebermanfaatan dari ETK ini harus terus dikobarkan dari generasi ke generasi,” ujarnya.

Tunas Kelapa sebelumnya diserahkan Wakil Bupati Banjarnegara H Wakhid Jumali kepada Fahmi dalam prosesi timbang terima di Balai Desa Kembangan. Setelah diterima, Tunas Kelapa kemudian menjadi tanggung jawab kontingen Purbalingga untuk melanjutkan perjalanan menuju Banyumas.
Ketua Kwarcab Purbalingga Tri Gunawan Setyadi mengatakan, setelah timbang terima di Kembangan, Bukateja perjalanan ETK memasuki etape pertama wilayah Purbalingga. Dari Kembangan, pasukan membawa Tunas Kelapa menuju Kecamatan Kejobong. Selanjutnya perjalanan diteruskan menuju Kecamatan Kaligondang, Kalimanah, dan Padamara. Dari Padamara, Tunas Kelapa akan diserahkan kepada Kwarcab Banyumas.
“Ini merupakan etape pertama Purbalingga. Selanjutnya dibawa ke Kejobong, kemudian diteruskan melalui Kaligondang, Kalimanah, dan Padamara sebelum diserahkan kepada Kwarcab Banyumas. ETK disemayamkan di Kecamatan Kalimanah,” jelas Tri Gunawan.
Sejumlah kegiatan yang dilakukan antara lain bakti sosial, program kali bersih, lingkungan bersih, pengecatan masjid, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, bantuan air bersih, serta pemberian bantuan kepada masyarakat.
Rangkaian tersebut memperkuat pesan bahwa perjalanan Tunas Kelapa bukan sekadar simbol estafet antarkabupaten. Di sepanjang perjalanan, anggota Pramuka didorong untuk hadir, bekerja bersama masyarakat, dan meninggalkan manfaat nyata.(tha/prokompim




Recent Comments