JAKARTA – Cara Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif memaknai ucapan selamat sukses mencuri perhatian nasional. Ia menolak tradisi karangan bunga yang cepat layu dan berakhir sebagai sampah, lalu menggantinya dengan tanaman hidup yang bisa ditanam kembali dan memberi manfaat jangka panjang bagi lingkungan.
Gagasan sederhana namun berdampak itulah yang mengantarkan Fahmi meraih Anugerah INDOPOSCO, penghargaan bergengsi yang diserahkan bertepatan dengan Hari Jadi ke-5 INDOPOSCO bertema “Kepak Membawa Dampak”, di Aston Kartika, Jakarta Barat, Selasa (3/2/2026).
Inisiatif tersebut pertama kali diterapkan Pemerintah Kabupaten Purbalingga pada Hari Jadi Kabupaten Purbalingga, 18 Desember 2025. Saat itu, ratusan hingga ribuan karangan bunga ucapan diganti dengan tanaman hidup. Tanaman-tanaman tersebut kemudian disiapkan untuk ditanam kembali, terutama di wilayah rawan ekologis seperti lereng Gunung Slamet.
“Terima kasih atas apresiasi ini. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi,” ujar Bupati Fahmi.
Ia menegaskan, kebijakan tersebut lahir dari kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan. “Kami ingin ucapan itu tidak berhenti sebagai simbol sesaat, tetapi tumbuh menjadi kebermanfaatan, keberlanjutan, dan keberlangsungan lingkungan,” tegasnya.
Menurut Fahmi, tanaman memiliki nilai jauh lebih bermakna dibanding karangan bunga yang cepat layu. Melalui pendekatan ini, momen seremonial justru diubah menjadi gerakan ekologis dengan dampak nyata bagi masa depan lingkungan.

Komisaris Utama INDOPOSCO Syarif Hidayatullah menyampaikan bahwa Anugerah INDOPOSCO diberikan kepada figur dan institusi yang konsisten menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.
“Dengan dedikasi, integritas, dan konsistensi, mereka telah mengepakkan sayap terbaiknya sehingga dampaknya bisa dirasakan bersama,” kata Syarif. Ia berharap ajang ini menjadi momentum refleksi sekaligus penyemangat untuk terus berkarya secara lebih bermakna.
Selain Bupati Fahmi, Anugerah INDOPOSCO juga diberikan kepada sejumlah tokoh nasional, antara lain Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka (Tokoh Muda Inspiratif), Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin (Inisiator Green Democracy), serta para menteri seperti Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti, Menteri ATR Nusron Wahid, dan Menteri Koperasi Ferry Juliantono.
Penghargaan juga diraih Gubernur Banten Andra Soni, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Bank Banten, Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari, Bawaslu, Biro Pemberitaan DPR RI, Umi Sjarifah, Prof. Dr. Suhandi Cahaya, Herman Khaeron, Universitas Budi Luhur, Taman Safari Indonesia, hingga Mulyadi Jayabaya. (tha/prokompim)




Recent Comments