SEMARANG – Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, meraih Satria Leader Award dari Suara Merdeka Network (SMN) pada ajang Satria Brand Award 2025. Penghargaan yang diberikan Hotel Padma, Kota Semarang, Jumat (8/11/2025) ini Wabup Dimas dianugerahi penghargaan sebagai “Wakil Bupati Muda Kolaboratif”.
Penilaian terhadap penerima penghargaan dilakukan oleh akademisi Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) yang digandeng oleh SMN. Tidak semua kepala daerah atau wakil kepala daerah di Jawa Tengah memperoleh penghargaan ini, menjadikan capaian tersebut prestisius bagi Pemerintah Kabupaten Purbalingga.
Ajang Satria Brand Award telah digelar 13 kali oleh Suara Merdeka Network sebagai bentuk apresiasi kepada berbagai merek, tokoh, dan lembaga yang berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.
Tahun 2025 ini, penghargaan diberikan dalam lima kategori, yaitu:
- Satria Brand Award, untuk merek atau perusahaan ternama di Jawa Tengah;
- Satria Leader Award, untuk kepala daerah, legislatif, dan yudikatif yang dinilai kreatif serta inovatif;
- Satria Culinary Award, untuk kuliner legendaris ikon daerah;
- Satria Community Award, untuk organisasi masyarakat dan komunitas aktif serta bermanfaat; dan
- Satria Edukasia Award, untuk kampus dan yayasan pendidikan terbaik yang mendukung perkembangan perguruan tinggi.

CEO Suara Merdeka Network, Kukrit Suryo Wicaksono, mengatakan bahwa ajang ini merupakan bentuk komitmen pihaknya untuk terus mendorong berbagai pihak agar berdaya saing.
“Ini sudah kali ke-13 kita adakan, mungkin salah satu event paling istiqomah di Jawa Tengah. Kami berkomitmen bukan hanya men-support, tapi juga mengapresiasi brand-brand terbaik di Jawa Tengah supaya bisa naik kelas,” ujarnya.
Kukrit juga menyampaikan apresiasi atas pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang mencapai 5,37% pada kuartal III tahun ini, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Ia optimistis eksistensi Koperasi Merah Putih akan menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi tersebut.
Sementara itu, Wabup Dimas Prasetyahani mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya.
“Ini menjadi pemicu semangat saya untuk berkontribusi lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya nilai kolaboratif dalam kepemimpinannya sebagai wakil bupati.
“Kolaborasi itu kan dasarnya komunikasi. Kita akan bisa mencapai banyak hal luar biasa dengan kolaborasi, karena kita tidak ahli di semua bidang maka tentunya harus berkolaborasi dengan bermacam pihak, berbagai stakeholder dan menjadi pemimpin yang inklusif,” katanya.

Dimas juga menyebut capaian ini tidak terlepas dari kolaborasi kepemimpinan bersama Bupati Fahmi Muhammad Hanif.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya untuk Mas Bupati. Untuk masyarakat saya akan menjalin kolaborasi yang lebih baik lagi kepada seluruh stakeholder, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, saya siap kolaborasi,” ucapnya.
Banyak catatan kegiatan kolaboratif dari Wabup Dimas selama menjabat. Misalnya dalam kurun beberapa bulan terakhir Wabup Dimas menjajaki kolaborasi dengan Fakultas Teknik Unsoed dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah, memperkuat kolaborasi antara pemerintahan dan pelaku usaha guna meningkatkan PAD dan geliat ekonomi lokal melalui kegiatan Government Auto Show 2025, bersama Mas Bupati kolaborasi dengan para seniman dalam program ‘Tangine Seni Budaya Purbalingga’ dan lain sebagainya.(Gn/Prokompim)




Recent Comments