PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda dan Lintas Sektoral dalam rangka menghadapi bulan Ramadan dan menyongsong Hari Raya Idulfitri 1447 H Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Operational Room Graha Adiguna, Senin (23/2/2026).
Rakor dipimpin langsung oleh Bupati Purbalingga, Fahmi M Hanif, sebagai upaya memastikan kesiapan seluruh stakeholder dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
Dalam arahannya, Bupati menyampaikan bahwa terdapat sejumlah potensi permasalahan yang perlu diantisipasi secara bersama pada Ramadan tahun ini. Salah satunya adalah potensi bencana hidrometeorologi, mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif di wilayah Purbalingga.

Selain itu, peningkatan kebutuhan dan lonjakan harga bahan pokok juga menjadi perhatian serius karena berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Untuk itu, Bupati meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan UKM menyiapkan langkah konkret dan program strategis guna menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pasokan.
“Kenyamanan aktivitas masyarakat saat Ramadan dan mudik Lebaran menjadi prioritas pelayanan,” ujar Bupati.
Ia juga menyoroti meningkatnya aktivitas masyarakat pada malam hari selama Ramadan. Potensi gangguan ketertiban umum seperti balap liar, penggunaan petasan, hingga kegiatan sahur on the road yang tidak tertib perlu menjadi perhatian bersama. Selain itu, kerentanan terhadap gangguan kamtibmas dan kejahatan konvensional saat masyarakat melaksanakan salat tarawih maupun saat perayaan Idulfitri juga harus diantisipasi.
“Mungkin perlu dilakukan patroli secara rutin untuk menjaga ketertiban dan aktivitas di malam hari,” tuturnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0702/Purbalingga Letkol Inf Aries Ika Satria menyampaikan bahwa pengamanan dalam rangka menjaga kamtibmas selama Ramadan dan Idulfitri menjadi prioritas utama pihaknya.

Sebanyak 84 personel disiapkan untuk perbantuan pengamanan Idulfitri, yang terdiri dari 42 personel untuk Pos Pengamanan (Pos PAM) dan 42 personel untuk pengamanan objek wisata. Ia merinci sejumlah titik Pos Pengamanan Terpadu, meliputi Pos PAM Jalur Banyeman, Pos Padamara, Pos PAM Jalur Cengho, Pos Terminal Purbalingga, Pos PAM Jalur Jompo, Pos PAM Alun-alun, dan Pos PAM Ngebrak.
“Pelaksanaan Pos PAM berlangsung mulai 16 hingga 26 Maret 2026, termasuk pengamanan objek wisata yang dilaksanakan bekerja sama dengan Polres,” jelasnya.
Melalui rakor ini, Pemkab Purbalingga berharap sinergi Forkopimda dan seluruh elemen terkait semakin solid, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri 1447 H dengan aman, tertib, dan penuh kenyamanan.(tha/prokompim)




Recent Comments