PURBALINGGA – Persibangga Purbalingga mengawali perjuangannya di Babak 64 Besar Grup D Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 dengan hasil manis. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Goentoer Darjono, Sabtu (30/5/2026), tim berjuluk Laskar Jenderal Soedirman menundukkan Sylva Kalteng FC dengan skor tipis 1-0.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persibangga langsung mengambil inisiatif serangan. Sementara itu, Sylva Kalteng FC lebih banyak menumpuk pemain di lini pertahanan dan mengandalkan serangan balik. Sejumlah peluang berhasil diciptakan tuan rumah, namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Persibangga terus menekan dan mendominasi penguasaan permainan. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-59 ketika wasit menunjuk titik putih setelah pemain Sylva Kalteng FC bernomor punggung 2 menjatuhkan Arvin Aufa di kotak penalti saat menerima umpan silang dalam skema serangan balik cepat.
Aziz Briantoro yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan penaltinya gagal diantisipasi kiper lawan dan membawa Persibangga unggul 1-0.

Setelah gol tersebut, Persibangga kembali memperoleh beberapa peluang untuk menggandakan keunggulan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan dan memastikan tiga poin penting bagi wakil tuan rumah pada laga pembuka.
Dalam seremoni pembukaan, Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, menyampaikan rasa syukur karena Stadion Gelora Goentoer Darjono dipercaya menjadi salah satu venue Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PSSI, Persibangga, dan selamat datang kepada Wahana FC, Sylva Kalteng FC, serta PSPP Padang yang akan bertanding di stadion ini,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat kepada Persibangga dan berharap tim kebanggaan Purbalingga itu mampu terus meraih hasil positif sepanjang kompetisi.
“Saya dari Purbalingga pastinya mendukung Persibangga. Tapi yang utama kita harus menjunjung sportivitas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelatih Persibangga, Agus Riyanto, menilai faktor gugup menjadi salah satu penyebab anak asuhnya belum tampil maksimal pada laga perdana.
“Semoga ke depannya anak-anak bisa tampil lebih percaya diri,” ujarnya.
Kapten Persibangga, Andre Putra, juga mengaku bersyukur timnya mampu mengamankan kemenangan perdana meski harus bekerja keras sepanjang pertandingan.
“Meskipun berat karena anak-anak masih nervous, kami banyak belajar dari pertandingan pertama ini. Semoga pertandingan berikutnya berjalan sesuai yang diharapkan,” katanya.(Gn/Prokompim)




Recent Comments