TRENDING:

Video pedoman penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung...
Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok ya...
Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolabo...
setda.purbalinggakab.go.id
  • Beranda
  • Profil
    • VISI & MISI
  • Asisten Pemerintahan & Kesra
    • Bagian Pemerintahan
    • Bagian Hukum
    • Bagian Kesra
  • Asisten Perekonomian & Pembangunan
    • Bagian Perekonomian dan SDA
    • Bagian Administrasi Pembangunan
    • Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
  • Asisten Administrasi Umum
    • Bagian Organisasi
    • Bagian Umum
    • Bagian Prokopim
  • Staf Ahli
  • Berita
  • Sakip
    • Perencanaan
    • Pengukuran
    • Pelaporan
    • Evaluasi
  • Pelayanan Publik
    • Jenis Layanan
      • Bag.Prokompim
      • Bag.Organisasi
      • Bag.Kesra
      • Bag.Hukum
      • Bag.PBJ
      • Bag.Umum
    • Maklumat Pelayanan
    • Indeks Kepuasan Masyarakat
      • Nilai IKM
    • Pengaduan Masyarakat
  • FAQ

Select Page

Hari Otda ke-30, Purbalingga Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah untuk Dongkrak Efektivitas Pembangunan

Posted by humas setda | Apr 27, 2026 | Bagian Humas, Berita | 0 |

Hari Otda ke-30, Purbalingga Tekankan Sinkronisasi Pusat-Daerah untuk Dongkrak Efektivitas Pembangunan

PURBALINGGA — Pemerintah Kabupaten Purbalingga menekankan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai kunci meningkatkan efektivitas pembangunan. Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani saat memimpin upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 di Halaman Pendapa Dipokusumo, Senin (27/4/2026).

“Peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum untuk memperkokoh komitmen dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Otonomi daerah adalah instrumen untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan,” kata Dimas, membacakan amanat Menteri Dalam Negeri.

Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, pemerintah daerah didorong tidak berjalan sendiri dalam menjalankan pembangunan, melainkan harus selaras dengan arah kebijakan nasional. Dimas menekankan, tanpa koordinasi yang baik, tujuan besar pembangunan nasional tidak akan dapat dicapai secara optimal. Oleh karena itu, sinkronisasi kebijakan dan program menjadi faktor kunci dalam memastikan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Tanpa koordinasi yang baik, tujuan besar tersebut tidak akan dapat tercapai secara optimal. Oleh karena itu, sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan nasional,” kata dia.

Lebih lanjut disampaikan, pemerintah daerah juga didorong untuk terus melakukan reformasi birokrasi yang berorientasi pada hasil. Pemanfaatan teknologi digital dan inovasi daerah dinilai menjadi instrumen penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Birokrasi harus mampu menghadirkan hasil nyata yang berdampak bagi masyarakat melalui tata kelola yang modern, efektif, dan responsif,” kata Dimas.

Menutup amanat, pemerintah pusat juga mengingatkan agar peringatan Hari Otonomi Daerah tidak terjebak pada kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi refleksi kinerja dan arah kebijakan ke depan.

Upacara Hari Otda ke-30 tingkat Kabupaten Purbalingga dihadiri jajaran Forkopimda, Sekda Herni Sulasti, jajaran Kepala Perangkat Daerah, camat, serta pewakilan ASN se Kabupaten Purbalingga.(tha/prokompim)

Share:

Rate:

PreviousRenstra Setda 2025-2029
NextPemda Purbalingga Raih Peringkat 14 Nasional EPPD 2025

About The Author

humas setda

humas setda

Related Posts

Dua Jabatan Kosong, Bupati Tunjuk Pelaksana Tugas

Dua Jabatan Kosong, Bupati Tunjuk Pelaksana Tugas

October 2, 2023

Bupati Tiwi : Koperasi Harus Kompetitif Ikuti Perkembangan Zaman

Bupati Tiwi : Koperasi Harus Kompetitif Ikuti Perkembangan Zaman

July 23, 2023

Rancangan APBD 2025 Disampaikan ke DPRD, Pendapatan Asli Daerah Ditarget Rp 384 Miliar

Rancangan APBD 2025 Disampaikan ke DPRD, Pendapatan Asli Daerah Ditarget Rp 384 Miliar

September 11, 2024

Mengajar di SMAN 1 Bukateja, Bupati Tiwi Beberkan Alasan Mengapa Tidak Boleh Golput

Mengajar di SMAN 1 Bukateja, Bupati Tiwi Beberkan Alasan Mengapa Tidak Boleh Golput

August 27, 2024

Leave a reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS Berita Purbalingga

  • GenRe Purbalingga Hadirkan Aksi Nyata, Cetak Remaja Berkarakter dan Berdampak
  • Dinkominfo-Kemenag Purbalingga Jalin PKS Penguatan Literasi Digital ASN, Dorong Pelayanan Publik Berkualitas
  • Kolaborasi dengan IKAPERO, Pemkab Purbalingga Ambil Bagian dalam Kelas Inspirasi Alumni Mengajar
  • Pemuda Purbalingga Raih Juara I Duta GenRe Jawa Tengah 2026, Siap Wakili Jateng di Tingkat Nasional
  • Sosialisasi Antikorupsi Jadi Upaya Nyata Inspektorat Daerah Purbalingga Wujudkan Pemerintahan Berintegritas

Recent Posts

  • Pemkab Purbalingga Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi
  • HAN 2026, Perlindungan Anak Diperkuat hingga Desa
  • Bunda PAUD Lepas 610 Anak Berkostum Unik di Karnaval HAN 2026
  • Kak Fahmi Ajak Pramuka Perkuat Aksi Nyata Jaga Lingkungan
  • Bupati Fahmi Dukung Eka Surya Run, Ajak Pelajar dan ASN Turut Meriahkan

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

Layanan Pengadaan Secara Elektronik

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan

Portal Informasi Kerajinan

Recent Comments

  • Kamaludin on Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok yang Membutuhkan
  • WHR. on Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolaborasi Bangun Purbalingga
  • tel u on Sekda : Tak Hanya Militer, Bela Negara Berlaku Semua Lapisan Masyarakat
  • tel u on Pemkab Purbalingga Kirim 6 Program untuk Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023
  • Dwi Iswanti R. on 5000 Bibit Pohon Ditanam di Daerah Rawan Longsor Desa Siwarak

Designed by Elegant Themes | Powered by WordPress