PURBALINGGA – Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani menghadiri pelantikan Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Purbalingga periode 2025–2029 di Indragiri Hall Hotel Owabong, Bojongsari, Minggu (19/7/2026). Pelantikan ini menjadi tonggak sejarah karena merupakan kepengurusan pertama KORMI di Kabupaten Purbalingga.
Mewakili Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani menyampaikan apresiasi atas terbentuknya KORMI sebagai wadah olahraga masyarakat yang diharapkan mampu meningkatkan budaya hidup sehat sekaligus mengembangkan olahraga rekreasi dan tradisional di Purbalingga.
“Selamat atas kepemimpinan pertama KORMI di Purbalingga. Ini adalah sejarah. Kami dari Pemerintah Daerah siap bersinergi dan berkolaborasi dengan KORMI. Sebagai wujud nyata, pada tahun 2026 kami memberikan hibah kepada KORMI,” ujar Wabup Dimas.

Ia berharap kehadiran KORMI semakin menggairahkan semangat masyarakat untuk berolahraga, khususnya olahraga rekreasi yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, banyak induk organisasi olahraga (Inorga) di bawah KORMI yang turut melestarikan olahraga tradisional sekaligus berpotensi mendukung pengembangan sport tourism di Purbalingga.
“Ke depan tema RKPD Purbalingga tahun 2027 adalah pariwisata berkelanjutan. Silakan hidupkan sport tourism karena hotel-hotel di Purbalingga juga sudah mumpuni,” tambahnya.
Ketua KORMI Kabupaten Purbalingga, Tenny Juliawaty mengatakan KORMI berdiri pada 2025 sebagai tindak lanjut berkembangnya berbagai Inorga di Purbalingga sejak 2024. Ia menegaskan KORMI memiliki kedudukan sejajar dengan KONI dan NPCI, namun berfokus pada olahraga masyarakat.
“KORMI akan terus bersinergi dengan pemerintah dan berkolaborasi untuk menyehatkan bangsa. Kalau tubuh kita sehat, kita akan mewujudkan Purbalingga yang kuat,” katanya.
Tenny menjelaskan KORMI akan mengoordinasikan berbagai Inorga di Purbalingga, mengembangkan olahraga rekreasi, melestarikan olahraga tradisional, serta menjadikan olahraga masyarakat sebagai sarana pembentukan karakter dan peningkatan indeks kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Ketua KORMI Jawa Tengah Edi Purwanto menjelaskan bahwa olahraga nasional terbagi menjadi olahraga pendidikan, olahraga masyarakat, dan olahraga prestasi. Menurutnya, KORMI menjadi wadah bagi olahraga masyarakat yang memiliki agenda utama berupa festival olahraga masyarakat.
“Kalau di KONI ada kejuaraan, di KORMI ada festival olahraga masyarakat. Festival ini akan memberikan multiplier effect yang luar biasa sekaligus mengawal pengembangan sport tourism,” ujar Edi.(Gn/Prokompim)




Recent Comments