PURBALINGGA – Gerobak dagangan menjadi tumpuan Misran, pedagang cilok asal Desa Pekiringan, Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga, untuk menghidupi keluarganya. Namun, harapannya mencari nafkah sempat terhenti setelah gerobak yang digunakannya berjualan hangus terbakar beberapa waktu lalu.
Musibah itu mendapat perhatian Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif. Bersama dengan Ketua TP PKK Purbalingga, Sekda dan Ketua Baznas Purbalingga, Fahmi mengunjungi kediaman Misran di Desa Pekiringan, Jumat (31/7/2026).
Bupati Fahmi menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 3 juta kepada Misran. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk membeli atau membuat kembali gerobak cilok sekaligus menjadi modal usaha agar Misran bisa kembali berjualan.
“Semoga bantuan ini bisa membantu untuk kembali berjualan,” kata Bupati Fahmi saat menyerahkan bantuan.

Misran telah sekitar lima tahun terakhir menggantungkan penghasilan dari berjualan cilok. Ia berjualan secara keliling dengan mendatangi sejumlah lokasi, mulai dari SMP Negeri 1 Karangmoncol, SD Negeri 2 Pekiringan, SMA Ma’arif Karangmoncol hingga kawasan SPBU Karangmoncol.
Namun, aktivitas berjualan itu terhenti setelah gerobak miliknya terbakar. Peristiwa tersebut terjadi saat Misran sedang berjualan keliling. Papan dudukan kompor terbakar dan api kemudian menghanguskan gerobak beserta seluruh perlengkapan dan barang dagangan di dalamnya. Akibat kejadian itu, Misran mengalami kerugian sekitar Rp 2 juta.
Selama menjalankan usaha tersebut, Misran tidak bekerja seorang diri. Sang istri membantu menyiapkan bahan cilok yang kemudian dibawa Misran untuk dijual secara keliling. Misran dan istrinya tinggal berdua tanpa anak. Bagi keluarga kecil tersebut, usaha berjualan cilok menjadi salah satu sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Terima kasih Masbupati, bantuan ini akan saya gunakan untuk membeli gerobag yang baru sehingga bisa berjualan cilok lagi,” ujarnya. (tha/prokompim)




Recent Comments