TRENDING:

Video pedoman penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung...
Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok ya...
Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolabo...
setda.purbalinggakab.go.id
  • Beranda
  • Profil
    • VISI & MISI
  • Asisten Pemerintahan & Kesra
    • Bagian Pemerintahan
    • Bagian Hukum
    • Bagian Kesra
  • Asisten Perekonomian & Pembangunan
    • Bagian Perekonomian dan SDA
    • Bagian Administrasi Pembangunan
    • Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
  • Asisten Administrasi Umum
    • Bagian Organisasi
    • Bagian Umum
    • Bagian Prokopim
  • Staf Ahli
  • Berita
  • Sakip
    • Perencanaan
    • Pengukuran
    • Pelaporan
    • Evaluasi
  • Pelayanan Publik
    • Jenis Layanan
      • Bag.Prokompim
      • Bag.Organisasi
      • Bag.Kesra
      • Bag.Hukum
      • Bag.PBJ
      • Bag.Umum
    • Maklumat Pelayanan
    • Indeks Kepuasan Masyarakat
      • Nilai IKM
    • Pengaduan Masyarakat
  • FAQ

Select Page

Buka Festival Anak Desa 6, Wabup Dimas: Desa Bisa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif

Posted by humas setda | Oct 30, 2026 | Bagian Humas, Berita | 0 |

Buka Festival Anak Desa 6, Wabup Dimas: Desa Bisa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif

PURBALINGGA– Desa tidak hanya memiliki potensi sebagai destinasi wisata, tetapi juga dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif. Potensi tersebut dapat dikembangkan melalui kegiatan kebudayaan yang melibatkan masyarakat, pelaku usaha lokal, dan komunitas kreatif. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani saat membuka Festival Anak Desa ke-6 di Dusun Brobahan, Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Jumat (30/10/2026).

Menurut Dimas, festival yang diselenggarakan secara konsisten selama enam tahun tersebut tidak hanya menjadi ruang ekspresi seni dan budaya, tetapi juga membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat desa.

“Kegiatan seperti ini sekaligus membuka mata dan pikiran kita bahwa desa bisa menjadi motor penggerak industri kreatif,” kata Dimas.

Ia menjelaskan, Festival Anak Desa memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Purbalingga. Berbagai subsektor ekonomi kreatif, seperti seni pertunjukan, seni rupa, kriya, dan kuliner, mendapatkan ruang untuk berkembang melalui kegiatan tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Purbalingga tentu terus berkomitmen mendukung penuh ruang-ruang kreatif seperti ini. Kita ingin memastikan bahwa ekonomi kreatif berbasis desa dapat terus tumbuh subur, bergerak beriringan dengan kelestarian lingkungan, sejalan dengan filosofi Nandur Banyu yang kita usung hari ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Serang Sugito mengatakan, Festival Anak Desa menjadi salah satu upaya untuk melestarikan budaya Jawa yang mulai ditinggalkan generasi muda. Salah satunya permainan tradisional yang semakin jarang dimainkan anak-anak karena pengaruh penggunaan gawai.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak kembali mengenal permainan tradisional seperti egrang, lompat tali, dan kelereng. Ternyata permainan tersebut tidak kalah seru dan menarik dibandingkan permainan di gawai,” kata Sugito.

Festival Anak Desa ke-6 berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Oktober hingga 1 November 2026. Selain pertunjukan seni dan permainan tradisional, festival ini juga menghadirkan pasar desa dan stan pangan lokal yang memberikan ruang promosi bagi produk-produk masyarakat.

Menariknya, transaksi di area festival menggunakan alat tukar khusus berupa lempeng kayu berbentuk kotak dengan nominal tertentu. Pengunjung harus menukarkan uang rupiah terlebih dahulu untuk mendapatkan alat tukar tersebut sebelum bertransaksi di lokasi festival.(tha/prokompim)

Share:

Rate:

PreviousPemkab-DPRD Purbalingga Setujui Tiga Raperda, Perkuat Regulasi dan Pelayanan Publik
NextPurbalingga Catat 52 Kejadian Bencana, Istighosah Hari Santri Jadi Momentum Doa dan Kewaspadaan

About The Author

humas setda

humas setda

Related Posts

Mengajar di SMKN 1 Kaligondang, Bupati Ingatkan Jangan Nikah Dini

Mengajar di SMKN 1 Kaligondang, Bupati Ingatkan Jangan Nikah Dini

November 3, 2023

Bupati Tiwi Optimistis Angka Kemiskinan Ekstrem Turun

Bupati Tiwi Optimistis Angka Kemiskinan Ekstrem Turun

August 24, 2023

Suasana Haru Warnai Pelepasan Bupati Tiwi dan Wabup Sudono

Suasana Haru Warnai Pelepasan Bupati Tiwi dan Wabup Sudono

February 18, 2025

Purbalingga Factory Tour 2025: Kolaborasi HIPMI dan Pemkab Dorong Kebangkitan Ekonomi Lokal

Purbalingga Factory Tour 2025: Kolaborasi HIPMI dan Pemkab Dorong Kebangkitan Ekonomi Lokal

July 9, 2025

Leave a reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS feed: Berita Purbalingga Berita Purbalingga

Recent Posts

  • Purbalingga Catat 52 Kejadian Bencana, Istighosah Hari Santri Jadi Momentum Doa dan Kewaspadaan
  • Buka Festival Anak Desa 6, Wabup Dimas: Desa Bisa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif
  • Pemkab-DPRD Purbalingga Setujui Tiga Raperda, Perkuat Regulasi dan Pelayanan Publik
  • Bayar Pajak dari Rumah, Samsat Purbalingga Luncurkan Inovasi “Ngopeni Kendaraan”
  • Verifikasi PUG 2026, Purbalingga Paparkan Bukti Nyata Penguatan Kesetaraan Gender

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

Layanan Pengadaan Secara Elektronik

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan

Portal Informasi Kerajinan

Recent Comments

  • Kamaludin on Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok yang Membutuhkan
  • WHR. on Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolaborasi Bangun Purbalingga
  • tel u on Sekda : Tak Hanya Militer, Bela Negara Berlaku Semua Lapisan Masyarakat
  • tel u on Pemkab Purbalingga Kirim 6 Program untuk Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023
  • Dwi Iswanti R. on 5000 Bibit Pohon Ditanam di Daerah Rawan Longsor Desa Siwarak

Designed by Elegant Themes | Powered by WordPress