TRENDING:

Video pedoman penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung...
Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok ya...
Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolabo...
setda.purbalinggakab.go.id
  • Beranda
  • Profil
    • VISI & MISI
  • Asisten Pemerintahan & Kesra
    • Bagian Pemerintahan
    • Bagian Hukum
    • Bagian Kesra
  • Asisten Perekonomian & Pembangunan
    • Bagian Perekonomian dan SDA
    • Bagian Administrasi Pembangunan
    • Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
  • Asisten Administrasi Umum
    • Bagian Organisasi
    • Bagian Umum
    • Bagian Prokopim
  • Staf Ahli
  • Berita
  • Sakip
    • Perencanaan
    • Pengukuran
    • Pelaporan
    • Evaluasi
  • Pelayanan Publik
    • Jenis Layanan
      • Bag.Prokompim
      • Bag.Organisasi
      • Bag.Kesra
      • Bag.Hukum
      • Bag.PBJ
      • Bag.Umum
    • Maklumat Pelayanan
    • Indeks Kepuasan Masyarakat
      • Nilai IKM
    • Pengaduan Masyarakat
  • FAQ

Select Page

Kendalikan Inflasi Pangan, Purbalingga Perkuat Sinergi dengan Daerah se-Jateng

Posted by humas setda | Nov 5, 2026 | Bagian Humas, Berita | 0 |

Kendalikan Inflasi Pangan, Purbalingga Perkuat Sinergi dengan Daerah se-Jateng

MAGELANG – Pemerintah Kabupaten Purbalingga memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah se-Jawa Tengah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani saat menghadiri acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Sinergi Pengendalian Inflasi Pangan (SIGAP), dan Rapat Koordinasi TPID se-Jawa Tengah di Pendopo Rumah Dinas Bupati Magelang, Kamis (5/11/2026).

Wakil Bupati Dimas Prasetyahani mengatakan, pengendalian inflasi membutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh pemerintah daerah. Stabilitas harga pangan, menurutnya, berkaitan langsung dengan daya beli dan kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.

“Pengendalian inflasi harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah Kabupaten Purbalingga berkomitmen menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota lainnya sangat penting,” kata Dimas.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota memperkuat langkah konkret pengendalian inflasi menjelang Natal dan Tahun Baru. Ia menekankan pentingnya pengawasan distribusi, optimalisasi Satgas Pengendalian Harga, serta pelaksanaan GPM yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “Yang paling pokok adalah bagaimana keterjangkauan dan ketersediaan mampu kita laksanakan. Jawa Tengah tidak boleh ada penimbunan, tidak boleh ada deviasi harga yang terlalu tinggi. Keterjangkauan dan ketersediaan harus ada untuk masyarakat kita,” tegas Ahmad Luthfi.

Ahmad Luthfi juga mendorong kerja sama antardaerah, terutama antara wilayah surplus pangan dan daerah yang membutuhkan pasokan. Pengaturan pola tanam secara terintegrasi perlu dilakukan untuk mengantisipasi masa paceklik, khususnya pada komoditas cabai.

Ia menegaskan, keberhasilan pengendalian inflasi tidak cukup diukur dari frekuensi kegiatan, tetapi dari dampaknya terhadap masyarakat. “Orientasi kita bukan berapa kali melakukan kegiatan, tetapi harus punya dampak langsung kepada masyarakat. Kalau kegiatan sudah dilakukan ribuan kali, tetapi inflasi tetap tinggi, berarti ada yang harus dievaluasi,” tandasnya.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Purbalingga Prayitno menjelaskan, kenaikan harga sejumlah komoditas pangan di daerah tersebut terutama terjadi pada kelompok hortikultura, khususnya cabai. Berdasarkan pemantauan harga September-Oktober 2026, rata-rata harga cabai rawit merah naik dari Rp 61.767 menjadi Rp 66.839 per kilogram. Cabai merah besar meningkat dari Rp 33.100 menjadi Rp 47.677 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting naik dari Rp 39.567 menjadi Rp 59.887 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada beras premium dan medium.

“Berkurangnya pasokan dari tingkat petani menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kenaikan harga cabai. Karena itu, pemantauan harga dan ketersediaan pasokan terus kami lakukan untuk mengantisipasi gejolak harga di tingkat konsumen,” jelas Prayitno.

Untuk menjaga keterjangkauan harga, DPPP bersama TPID mengintensifkan Gerakan Pangan Murah (GPM) Mobile di kawasan permukiman, kawasan pabrik, dan lokasi aktivitas masyarakat. Dalam GPM Serentak Jawa Tengah untuk memperingati Hari Pangan Sedunia pada 21 Oktober 2026 di Kelurahan Kandanggampang, beras SPHP dijual Rp57.500 per lima kilogram, telur ayam ras Rp19.000 per kilogram, paket sayuran Rp10.000, serta cabai Rp52.000 per kilogram ketika harga pasar mencapai Rp65.000. Pemantauan harga harian juga dilakukan di Pasar Segamas, Pasar Bobotsari, dan Pasar Bukateja sebagai langkah deteksi dini.

Selain intervensi harga, Pemkab Purbalingga memperkuat pengamanan stok melalui kerja sama dengan BULOG, Satreskrim Polres Purbalingga, Satgas Pangan, dan Badan Pangan Nasional. Pengawasan dilakukan di pasar tradisional, penggilingan padi, hingga ritel modern untuk mengantisipasi penimbunan dan gangguan distribusi. Pemerintah daerah juga mendorong optimalisasi produksi pertanian lokal melalui bantuan benih, obat-obatan, dan alat mesin pertanian, serta program Serap Gabah (Sergab) bersama BULOG, TNI/Polri, pemerintah desa, dan kelompok tani. (tha/prokompim)

Share:

Rate:

PreviousPurbalingga Raih Nilai 96,70, Mantapkan Keterbukaan Informasi   

About The Author

humas setda

humas setda

Related Posts

Sambut Calhaj di Donohudan, Wabup Dimas: Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

Sambut Calhaj di Donohudan, Wabup Dimas: Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

May 13, 2026

Bupati Tiwi Lepas 159 Atlet dan Official Untuk Bertanding di  POPDA Tingkat Karesidenan Banyumas

Bupati Tiwi Lepas 159 Atlet dan Official Untuk Bertanding di  POPDA Tingkat Karesidenan Banyumas

May 1, 2024

Komitmen Pelayanan Terbaik, Wabup Dimas Antar 382 Calhaj ke Embarkasi Haji Donohudan

Komitmen Pelayanan Terbaik, Wabup Dimas Antar 382 Calhaj ke Embarkasi Haji Donohudan

April 30, 2025

Kunjungi Pemkab, Danlanal Cilacap Kenang 2 Pejuang Angkatan Laut dari Purbalingga

Kunjungi Pemkab, Danlanal Cilacap Kenang 2 Pejuang Angkatan Laut dari Purbalingga

January 8, 2025

Leave a reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS feed: Berita Purbalingga Berita Purbalingga

  • Dinkominfo Purbalingga Ajak Remaja Kenali Ancaman di Ruang Digital
  • Elektrifikasi Penggilingan Padi di Purbalingga Hemat Biaya Operasional hingga 50 Persen
  • Purbalingga Dorong Keterbukaan Informasi Publik hingga Tingkat Desa
  • Purbalingga Cetak Sejarah, Raih 14 Emas dan Tembus 20 Besar Porprov Jateng 2026
  • Griya Petualang Indonesia di Purbalingga Raih Juara Pertama SATU Indonesia Awards 2026

Recent Posts

  • Kendalikan Inflasi Pangan, Purbalingga Perkuat Sinergi dengan Daerah se-Jateng
  • Purbalingga Raih Nilai 96,70, Mantapkan Keterbukaan Informasi   
  • Bupati Fahmi Lantik 4.325 Pramuka Garuda, Dorong Jadi Teladan dan Penggerak Masyarakat
  • Larwasda Jateng Tekankan Pencegahan Korupsi, Keterbukaan dan Kualitas Pelayanan Publik
  • Purbalingga Catat 52 Kejadian Bencana, Istighosah Hari Santri Jadi Momentum Doa dan Kewaspadaan

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

Layanan Pengadaan Secara Elektronik

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan

Portal Informasi Kerajinan

Recent Comments

  • Kamaludin on Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok yang Membutuhkan
  • WHR. on Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolaborasi Bangun Purbalingga
  • tel u on Sekda : Tak Hanya Militer, Bela Negara Berlaku Semua Lapisan Masyarakat
  • tel u on Pemkab Purbalingga Kirim 6 Program untuk Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023
  • Dwi Iswanti R. on 5000 Bibit Pohon Ditanam di Daerah Rawan Longsor Desa Siwarak

Designed by Elegant Themes | Powered by WordPress