PURBALINGGA – Musik bukan sekadar keterampilan yang dilatih, tetapi juga membutuhkan ruang untuk ditampilkan dan diapresiasi. Semangat itulah yang dihadirkan By Music School Purbalingga melalui Konser Raya bertajuk “The First Note” di Gedung Erhanesia, Minggu (27/9/2026).
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif didampingi istri, Syahzani Fahmi Muhammad Hanif, turut menghadiri kegiatan tersebut. Konser ini menjadi ajang bagi para siswa By Music School untuk menunjukkan kemampuan yang telah mereka pelajari selama mengikuti les musik, baik melalui penampilan vokal maupun instrumental.
Owner By Music School Purbalingga, Agus Riyanto, mengatakan “The First Note” merupakan ruang ekspresi sekaligus apresiasi bagi para siswa atas proses belajar yang telah mereka jalani. Saat ini, By Music School Purbalingga memiliki 94 anak didik.
“Terima kasih untuk para orang tua yang sudah menitipkan anaknya untuk sekolah di tempat kami,” kata Agus.
Sebagai pelaku seni, Agus juga menyampaikan harapan agar Purbalingga ke depan memiliki gedung pertunjukan yang dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan berbagai karya seni. Menurutnya, fasilitas tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk pertunjukan musik, tetapi juga berbagai jenis seni pertunjukan dan seni rupa.
Bupati Fahmi mengapresiasi penyelenggaraan Konser Raya tersebut. Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk dukungan sebagai orang tua karena putrinya, Khalisa dan adiknya, Ameera, turut menjadi peserta dan tampil dalam konser.
“Sudah menjadi kewajiban saya sebagai orang tua dan juga kita semua untuk mendukung anak-anak kita, adik-adik kita dalam mengembangkan berbagai softskill dan juga talenta-talenta yang mungkin ada pada anak kita,” ujar Fahmi.

Menurutnya, kegiatan seperti Konser Raya memiliki nilai penting karena memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk tidak hanya belajar dan berlatih, tetapi juga tampil di hadapan publik. Ruang tersebut dapat menjadi bagian dari proses membangun kepercayaan diri sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki masing-masing anak.
“Ini merupakan kebanggaan dan sangat baik karena bukan hanya latihan, bukan hanya les, tapi anak-anak di sini para siswa-siswi bisa punya ruang, punya kesempatan untuk menampilkan apa yang telah mereka lakukan latihan selama beberapa waktu terakhir,” katanya.
Fahmi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dan berkembang menjadi bagian dari ekosistem seni di Purbalingga. Ia juga berharap dari proses pembelajaran yang dilakukan By Music School dapat lahir musisi-musisi Purbalingga di masa mendatang.
“Semoga ke depannya dari By Music School Purbalingga ini bisa lahirkan berbagai musisi di masa yang akan datang dari Purbalingga. Kami sangat berharap acara seperti ini bisa terus dilakukan secara rutin ke depannya, dikembangkan dan menjadi sesuatu yang baik. Kami dari pemerintah daerah sangat appreciate,” ungkapnya.
Konser Raya “The First Note” terbagi dalam sejumlah sesi yang menggambarkan tahapan perjalanan belajar dan tumbuh para siswa, yakni Beginners, Learning Every Day, Growing Together, Believe in Yourself, serta The Beginning of Every Dream. Berbagai penampilan musik, baik vokal maupun instrumental, disuguhkan dalam rangkaian pertunjukan tersebut.(Gn/Prokompim)




Recent Comments