PURBALINGGA – Di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks akibat disrupsi teknologi dan perubahan sosial yang berlangsung cepat, Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menegaskan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) harus menjadi garda terdepan dalam pembangunan keluarga. Menurutnya, keluarga yang tangguh menjadi fondasi utama untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera sekaligus menghadapi berbagai persoalan strategis daerah. Hal itu disampaikan Fahmi saat menghadiri Temu Kader PKK dalam rangka Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Kabupaten Purbalingga di GOR Indoor Sasana Krida Perwira, Selasa (30/06/2026).
“Ini adalah tantangan yang mau tidak mau harus kita hadapi. Di saat yang sama kita juga masih memiliki pekerjaan besar untuk menekan angka stunting, menurunkan kemiskinan ekstrem, meningkatkan literasi masyarakat, serta mempercepat perputaran ekonomi melalui pemberdayaan UMKM,” kata Fahmi.
Karena itu, ia mengingatkan agar program kerja PKK tidak lagi terfokus pada aktivitas domestik semata. Sebagai mitra strategis pemerintah, PKK harus mampu menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“PKK harus menjadi garda terdepan pembangunan keluarga. Perannya tidak hanya mendampingi keluarga di tingkat rumah tangga, tetapi juga ikut menyelesaikan berbagai persoalan sosial, kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Fahmi, rangkaian kegiatan HKG PKK ke-54 tahun ini telah menunjukkan arah transformasi tersebut. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, penyaluran donasi bagi masyarakat Desa Serang Kecamatan Karangreja, pemberian bantuan dan makanan tambahan (PMT) bagi balita stunting, lomba Jingle Budaya Literasi, lomba menyajikan menu B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman), hingga bazar UMKM binaan PKK.
“Semua ini membuktikan bahwa PKK mampu hadir di berbagai sektor kehidupan. Semoga langkah-langkah baik ini terus istiqomah dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Purbalingga, Syahzani Fahmi Muhammad Hanif, mengatakan peringatan HKG PKK ke-54 mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.” Menurutnya, tema tersebut menjadi pengingat bahwa gerakan PKK harus terus memperkuat 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi pemberdayaan keluarga sekaligus mendukung pembangunan nasional melalui pendekatan berbasis keluarga.
Ia menambahkan, TP PKK Kabupaten Purbalingga juga terus mendorong regenerasi kader melalui berbagai inovasi program yang lebih kreatif dan sesuai dengan karakter generasi muda. Dengan demikian, PKK diharapkan tetap relevan, diminati, dan mampu melahirkan kader-kader baru yang siap menjawab tantangan pembangunan di masa depan.(tha/prokompim)




Recent Comments