PURBALINGGA – Upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Purbalingga kembali mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Sebanyak puluhan unit alat dan mesin pertanian (alsintan) diserahkan kepada kelompok tani dalam acara penyerahan bantuan oleh Anggota DPR RI Komisi IV Ir KRT H Darori Wonodipuro MM IPU bersama Bupati Purbalingga H Fahmi Muhammad Hanif di Halaman UPTD Perbenihan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Purbalingga, Senin (29/6/2026).
Bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian RI yang menjadi fokus utama penyaluran meliputi 7 unit traktor roda empat, 27 unit traktor roda dua, 15 unit mesin pompa air 4 inci, 5 unit alat tanam padi, serta 50 unit hand sprayer elektrik. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengolahan lahan, mempercepat proses tanam, hingga mendukung peningkatan hasil panen petani.
Selain alsintan, pemerintah pusat juga menyalurkan berbagai bantuan pendukung, antara lain lima paket Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) bagi Kelompok Wanita Tani (KWT), tiga paket jalan usaha tani, Paket Ayam Merah Putih, bantuan sektor perikanan berupa kolam bioflok, benih ikan, mesin pembuat pakan, hingga program kehutanan berupa kebun bibit rakyat, perhutanan sosial, dan 15.000 bibit tanaman produktif.

Kepala DPPP Kabupaten Purbalingga, Ir Prayitno MSi, menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPR RI Komisi IV KRT Darori Wonodipuro yang telah mengawal aspirasi Pemerintah Kabupaten Purbalingga sehingga bantuan dari pemerintah pusat dapat direalisasikan.
Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, dan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan kehutanan sebagai penopang ketahanan pangan sekaligus perekonomian daerah.
Prayitno juga mengungkapkan bahwa sektor pertanian Purbalingga terus menunjukkan perkembangan positif. Pada tahun 2025, kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) melampaui target, yakni dari target Rp8.105,6 miliar terealisasi sebesar Rp8.563,2 miliar.
Ia pun mengingatkan para penerima bantuan agar memanfaatkan fasilitas tersebut secara bertanggung jawab.
“Gunakan bantuan sesuai peruntukannya, pelihara dengan baik, manfaatkan secara optimal, dan kembangkan menjadi usaha yang mampu menyejahterakan kelompok maupun masyarakat sekitar,” pesannya.

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyampaikan terima kasih kepada KRT Darori Wonodipuro atas dukungannya dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat Purbalingga di tingkat pusat.
“Bantuan ini merupakan bantuan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Purbalingga. Apalagi salah satu prioritas Bapak Presiden RI Prabowo Subianto adalah ketahanan pangan. Semoga bantuan ini mempermudah para petani dan meningkatkan kualitas hasil serta output pertanian,” ujar Bupati Fahmi.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi IV KRT Darori Wonodipuro mengungkapkan bahwa Kabupaten Purbalingga menjadi daerah penerima bantuan alsintan terbanyak di Daerah Pemilihan Jawa Tengah VII, mengungguli Kabupaten Banjarnegara dan Kebumen. Menurutnya, hal tersebut tidak lepas dari tingginya antusiasme pemerintah daerah dalam mengusulkan program serta kesiapan kelompok tani sebagai penerima manfaat.
“Kabupaten Purbalingga mendapatkan bantuan alsintan terbanyak di Dapil 7 Jawa Tengah dibanding Banjarnegara dan Kebumen. Hal ini karena antusias yang luar biasa dari pemerintah daerah dan para petani penerima manfaat,” kata Darori.
Ia berharap bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk mendorong kemajuan sektor pertanian di Purbalingga.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Purbalingga untuk membangun pertanian yang lebih maju lagi. Saya selalu siap membantu sebagai perwakilan masyarakat Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen untuk membangun Indonesia di bidang pertanian,” tambahnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Ketua Gapoktan Rejo Mulyo III Desa Prigi, Sukamto. Menurutnya, bantuan alsintan yang diterima akan sangat membantu petani mulai dari proses pengolahan lahan hingga panen.
“Semoga bantuan ini membantu petani dalam proses pengolahan sampai pemanenan,” ungkap Sukamto.(Gn/Prokompim)




Recent Comments