TRENDING:

Video pedoman penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung...
Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok ya...
Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolabo...
setda.purbalinggakab.go.id
  • Beranda
  • Profil
    • VISI & MISI
  • Asisten Pemerintahan & Kesra
    • Bagian Pemerintahan
    • Bagian Hukum
    • Bagian Kesra
  • Asisten Perekonomian & Pembangunan
    • Bagian Perekonomian dan SDA
    • Bagian Administrasi Pembangunan
    • Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
  • Asisten Administrasi Umum
    • Bagian Organisasi
    • Bagian Umum
    • Bagian Prokopim
  • Staf Ahli
  • Berita
  • Sakip
    • Perencanaan
    • Pengukuran
    • Pelaporan
    • Evaluasi
  • Pelayanan Publik
    • Jenis Layanan
      • Bag.Prokompim
      • Bag.Organisasi
      • Bag.Kesra
      • Bag.Hukum
      • Bag.PBJ
      • Bag.Umum
    • Maklumat Pelayanan
    • Indeks Kepuasan Masyarakat
      • Nilai IKM
    • Pengaduan Masyarakat
  • FAQ

Select Page

DPRD Dorong PAD Naik Tanpa Bebani Rakyat

Posted by humas setda | Sep 29, 2026 | Bagian Humas, Berita | 0 |

DPRD Dorong PAD Naik Tanpa Bebani Rakyat

PURBALINGGA – DPRD Kabupaten Purbalingga mendorong Pemerintah Kabupaten Purbalingga meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa menambah beban masyarakat. Optimalisasi potensi pendapatan, peningkatan kepatuhan wajib pajak dan retribusi, serta penguatan kinerja badan usaha daerah dinilai perlu menjadi strategi utama.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2027, Selasa (29/9/2026), di Ruang Rapat DPRD. Rapat diikuti Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani.

Dalam RAPBD 2027, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp2,071 triliun. Dari jumlah tersebut, PAD ditargetkan Rp440,46 miliar, sedangkan pendapatan transfer mencapai Rp1,630 triliun.

Fraksi PKB menilai komposisi tersebut masih menunjukkan tingginya ketergantungan fiskal daerah terhadap transfer pemerintah pusat. Karena itu, peningkatan PAD perlu ditempuh dengan memperkuat basis ekonomi dan memperluas sumber pendapatan, bukan sekadar menaikkan tarif.

“Kebijakan peningkatan PAD tidak justru mencerminkan pendekatan yang regresif, yakni membebani masyarakat secara tidak proporsional, melainkan diarahkan pada penguatan basis ekonomi daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan perluasan sumber-sumber pendapatan yang berkelanjutan,” kata Juru Bicara Fraksi PKB, Khodirin.

Fraksi PKB juga mendorong pendataan objek pajak dan retribusi secara akurat, pengawasan yang konsisten, serta evaluasi terhadap potensi pendapatan yang belum tergarap optimal. Dengan demikian, peningkatan PAD dapat dilakukan melalui perluasan basis pendapatan dan kepatuhan, bukan semata-mata melalui kenaikan tarif.

Pandangan serupa disampaikan Fraksi PKS. Fraksi tersebut menilai proyeksi PAD 2027 sebesar sekitar Rp440,45 miliar realistis, namun optimalisasinya harus tetap memperhatikan kemampuan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat kecil dan pelaku UMKM.

“Prinsip kami jelas: PAD meningkat, tetapi daya beli dan kemampuan ekonomi masyarakat tetap terlindungi,” kata Juru Bicara Fraksi PKS, Padang Kusumo.

Sementara itu, Fraksi Gerindra mendorong optimalisasi seluruh sumber pendapatan, antara lain pajak kendaraan bermotor, bea balik nama, opsen PKB, retribusi daerah, laba BUMD, serta optimalisasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“BUMD yang tidak memberikan keuntungan atau menghadapi permasalahan keuangan, untuk dilakukan pembinaan dan pendampingan serius, agar tidak menghadapi permasalahan yang membahayakan,” kata Juru Bicara Fraksi Partai Gerindra, Mugi Wahyudi.

Fraksi Amanat Demokrat juga menekankan pentingnya penguatan PAD mengingat pendapatan transfer dari pemerintah pusat masih menghadapi ketidakpastian. Sumber-sumber PAD dinilai perlu dipantau secara berkala agar potensi pendapatan dapat dioptimalkan dan persoalan yang berpotensi menimbulkan kerugian tidak berlanjut.

“Sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah harus selalu terpantau. Jika ada permasalahan jangan sampai merugi yang terus berlanjut,” kata Ketua Fraksi Amanat Demokrat, Musofan.

Selain peningkatan pendapatan, sejumlah fraksi menyoroti agar belanja daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Fraksi PDI Perjuangan meminta pembangunan dilaksanakan tepat waktu, tepat mutu, tepat manfaat, dan tepat sasaran dengan pengawasan yang optimal, termasuk pada pembangunan infrastruktur jalan.

Fraksi Golkar juga mendorong agar belanja daerah menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, antara lain melalui bantuan bagi petani yang gagal panen akibat kemarau panjang serta penyediaan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.

Rangkaian pandangan umum fraksi tersebut pada prinsipnya menyatakan persetujuan terhadap Raperda APBD 2027 untuk dibahas lebih lanjut, dengan sejumlah catatan dan masukan sebagai bahan penyempurnaan kebijakan anggaran daerah.(Gn/Prokompim)

Share:

Rate:

PreviousRaperda APBD 2027 Mulai Dibahas, Bupati Paparkan Arah Belanja Daerah

About The Author

humas setda

humas setda

Related Posts

Meriah! Ribuan Warga Ikuti Senam Sehat dan Pesta Rakyat Hari Koperasi ke-78

Meriah! Ribuan Warga Ikuti Senam Sehat dan Pesta Rakyat Hari Koperasi ke-78

July 27, 2025

Jelang Cuti Kampanye, Bupati Tiwi : Pelayanan Masyarakat Prioritas Utama 

Jelang Cuti Kampanye, Bupati Tiwi : Pelayanan Masyarakat Prioritas Utama 

September 20, 2024

Bupati Launching BLT DD Kecamatan Bojongsari Senilai Rp 6 Miliar Lebih

Bupati Launching BLT DD Kecamatan Bojongsari Senilai Rp 6 Miliar Lebih

February 22, 2022

Ketat! Ratusan Pelajar Ikut Seleksi Paskibraka 2026

Ketat! Ratusan Pelajar Ikut Seleksi Paskibraka 2026

April 6, 2026

Leave a reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS feed: Berita Purbalingga Berita Purbalingga

  • Fraksi DPRD Purbalingga Soroti Pemerataan Infrastruktur dan Layanan Dasar dalam RAPBD 2027
  • MUI Edukasi LGSP pada Lembaga Pendidikan
  • Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Purbalingga Bekali Pelajar Hadapi Tantangan di Ruang Digital
  • Kejari Purbalingga Musnahkan 30.700 Butir Petasan, Libatkan Tim Gegana
  • Fraksi DPRD Purbalingga Tekankan Manfaat Empat Raperda bagi Masyarakat

Recent Posts

  • DPRD Dorong PAD Naik Tanpa Bebani Rakyat
  • Raperda APBD 2027 Mulai Dibahas, Bupati Paparkan Arah Belanja Daerah
  • Konser Raya By Music School Jadi Ruang Ekspresi, Bupati Fahmi Dorong Pengembangan Talenta Anak
  • Pilkades Serentak 2026, Pengamanan Butuh Rp 1,3 Miliar
  • Bupati Fahmi Apresiasi Pengabdian Pendidik PAUD, Pendidikan Tetap Jadi Prioritas di Tengah Efisiensi

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

Layanan Pengadaan Secara Elektronik

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan

Portal Informasi Kerajinan

Recent Comments

  • Kamaludin on Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok yang Membutuhkan
  • WHR. on Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolaborasi Bangun Purbalingga
  • tel u on Sekda : Tak Hanya Militer, Bela Negara Berlaku Semua Lapisan Masyarakat
  • tel u on Pemkab Purbalingga Kirim 6 Program untuk Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023
  • Dwi Iswanti R. on 5000 Bibit Pohon Ditanam di Daerah Rawan Longsor Desa Siwarak

Designed by Elegant Themes | Powered by WordPress