PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga melakukan penyegaran jabatan guna memperkuat kinerja pemerintahan. Drs Muhammad Fathurrohman MSi resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan oleh Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Purbalingga, Rabu (22/7/2026), di Ruang Ardilawet Setda Kabupaten Purbalingga.
Seiring pelantikan tersebut, untuk mengisi sementara kekosongan jabatan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsospermasdesP3A), Bupati menunjuk Drs Suroto MSi, yang saat ini menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DinsospermasdesP3A.
Dalam sambutannya, Bupati Fahmi menyampaikan apresiasi atas dedikasi Muhammad Fathurrohman selama memimpin DinsospermasdesP3A. Ia berharap pengalaman yang dimiliki dapat menjadi kekuatan baru dalam mendukung kebijakan strategis pemerintah daerah.

“Terima kasih atas dedikasi Bapak Muhammad Fathurrohman selama menjabat sebagai Kepala DinsospermasdesP3A. Selamat atas jabatan baru sebagai Staf Ahli Bupati. Mudah-mudahan bisa mensupport saya dan Pemerintah Kabupaten Purbalingga agar dapat melaksanakan program-program sebaik mungkin,” ujar Bupati.
Kepada Suroto yang dipercaya merangkap jabatan sebagai Plt Kepala DinsospermasdesP3A, Bupati berharap amanah tersebut dapat dijalankan secara optimal, terutama dalam menyukseskan berbagai program prioritas daerah.
“Semoga bisa menjalankan tugas sebaik mungkin dan seoptimal mungkin. Harapannya dapat menyukseskan berbagai program Pemkab Purbalingga, salah satunya program prioritas Purbalingga Gotong Royong yang akan mulai berjalan pada Oktober, sampai nantinya ada pejabat definitif,” katanya.

Mengakhiri arahannya, Bupati Fahmi mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah agar senantiasa bekerja dengan orientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, berbagai tantangan pembangunan di Purbalingga hanya dapat diatasi melalui kerja bersama, meski di tengah keterbatasan anggaran.
“Pesan singkat saya, bekerjalah sebaik mungkin dan seoptimal mungkin dengan memberikan dampak riil yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Purbalingga. Kita memiliki tanggung jawab besar terhadap berbagai persoalan, mulai dari infrastruktur, kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi, hingga lingkungan. Semoga kita dapat melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat dan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.(Gn/Prokompim)




Recent Comments