SEMARANG – Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) didorong semakin aktif menjadi mata dan telinga masyarakat dalam melakukan deteksi dini terhadap berbagai persoalan di lingkungan. Peran tersebut dinilai penting untuk mencegah persoalan kecil berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
Pesan itu disampaikan Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto selaku pembina Apel Akbar Satlinmas dalam rangka menyambut Hari Kesaktian Pancasila dan mengenang jasa para pahlawan, Rabu (30/9/2026), di Stadion Pandanaran Wujil, Kabupaten Semarang.
Dalam apel yang dihadiri Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani bersama kepala daerah dan ribuan anggota Linmas se-Jawa Tengah tersebut, Aries menekankan bahwa Linmas memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga tingkat lingkungan.
“Jadilah Linmas mata dan telinga masyarakat. Kalau ada hal-hal yang tidak beres, Linmas adalah garda terdepan untuk deteksi dini, cegah dini dan tindak dini serta respon cepat dalam pencegahan,” kata Aries.
Ia menegaskan, kedekatan Linmas dengan masyarakat membuat anggota Linmas dapat mengetahui lebih awal berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan. Karena itu, Linmas diminta membaur dan merakyat sekaligus segera berkoordinasi dengan pemerintah maupun aparat penegak hukum apabila menemukan persoalan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
“Masalah kecil jangan sampai jadi besar. Linmas harus membaur dan merakyat serta strategis untuk menjaga keamanan dan persatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Selain deteksi dini, Aries mengingatkan anggota Linmas agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya. Hoaks, fitnah, ujaran kebencian dan adu domba dinilai dapat memicu persoalan di tengah masyarakat.
Linmas juga diminta menjadi penyejuk sekaligus pelopor di lingkungan masing-masing. Aries mengingatkan agar informasi disaring terlebih dahulu sebelum disebarkan atau dilaporkan kepada pihak lain.
Aries menjelaskan, keberadaan Linmas memiliki perjalanan panjang dalam sejarah Indonesia. Tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, Linmas juga memiliki peran dalam penanganan bencana serta mendukung penyelenggaraan pemilu. Dalam berbagai kondisi tersebut, Linmas dituntut hadir dan membantu masyarakat secara langsung.
“Kalau ada bencana, banjir, gempa bumi, longsor, Linmas selalu ada. Linmas akan tampil duluan, akan datang duluan. Hal seperti ini wajib kita pertahankan dan kita lestarikan,” katanya.
Apel Akbar Satlinmas tersebut sekaligus dirangkai dengan pengukuhan DPD dan DPC Asosiasi Linmas (Aslinmas) se-Jawa Tengah serta pengukuhan empat ABPEDNAS di wilayah kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Dalam kegiatan tersebut juga ditampilkan kemampuan Linmas K9, penanganan bencana serta penanganan gangguan ketenteraman dan ketertiban umum oleh Satpol PP Kota Semarang.

Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani menilai keberadaan Linmas memiliki arti penting karena bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat di tingkat paling bawah.
“Linmas adalah bagian penting dari masyarakat. Dengan kebersamaan dan kepedulian, keamanan serta ketertiban dapat kita jaga bersama,” kata Dimas.
Keberadaan Linmas menjadi semakin strategis dalam menghadapi berbagai agenda pemerintahan dan kemasyarakatan di daerah, termasuk menjaga ketenteraman masyarakat menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Purbalingga.(Gn/Prokompim)




Recent Comments