TRENDING:

Video pedoman penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung...
Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok ya...
Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolabo...
  • Beranda
  • Profil
    • VISI & MISI
    • SOTK SETDA
  • Sakip
    • Perencanaan
    • Pengukuran
    • Pelaporan
    • Evaluasi
  • Asisten Pemerintahan & Kesra
    • Bagian Hukum
    • Bagian Pemerintahan
    • Bagian Kesra
  • Asisten Perekonomian & Pembangunan
    • Bagian Perekonomian & SDA
    • Bagian Administrasi Pembangunan
    • Bagian Pengadaan Barang/Jasa
  • Asisten Administrasi Umum
    • Bagian Organisasi dan Tata Laksana
      • IKM
    • Bagian Humas
    • Bagian Umum
  • Staf Ahli
  • Berita
setda.purbalinggakab.go.id
  • Beranda
  • Profil
    • VISI & MISI
    • SOTK SETDA
  • Sakip
    • Perencanaan
    • Pengukuran
    • Pelaporan
    • Evaluasi
  • Asisten Pemerintahan & Kesra
    • Bagian Hukum
    • Bagian Pemerintahan
    • Bagian Kesra
  • Asisten Perekonomian & Pembangunan
    • Bagian Perekonomian & SDA
    • Bagian Administrasi Pembangunan
    • Bagian Pengadaan Barang/Jasa
  • Asisten Administrasi Umum
    • Bagian Organisasi dan Tata Laksana
      • IKM
    • Bagian Humas
    • Bagian Umum
  • Staf Ahli
  • Berita

Select Page

Hadiri Launching Insersi Pendidikan Perkoperasian, Pemkab Purbalingga Siapkan Generasi Melek Koperasi Sejak Dini

Posted by humas setda | Jun 5, 2026 | Bagian Perekonomian | 0 |

Hadiri Launching Insersi Pendidikan Perkoperasian, Pemkab Purbalingga Siapkan Generasi Melek Koperasi Sejak Dini

SEMARANG – Pemerintah Kabupaten Purbalingga menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang memahami ekonomi kerakyatan sejak dini dengan menghadiri Launching Insersi Pendidikan Perkoperasian yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (5/6/2026).

Program yang akan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2026/2027 ini mengintegrasikan materi perkoperasian ke dalam berbagai mata pelajaran pada jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/SLB/MA di seluruh Jawa Tengah. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut komitmen Presiden RI dalam memperkuat sistem perkoperasian sebagai pilar ekonomi nasional sekaligus instrumen pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Bupati Purbalingga menyambut positif program tersebut. Menurutnya, pendidikan perkoperasian menjadi langkah strategis untuk menanamkan nilai kemandirian, tanggung jawab, dan semangat kolaborasi kepada generasi muda.

“Koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi juga wadah pembelajaran nilai kebersamaan, tanggung jawab, dan gotong royong. Melalui insersi pendidikan perkoperasian, anak-anak akan lebih memahami bagaimana ekonomi kerakyatan dapat menjadi kekuatan dalam membangun kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemkab Purbalingga siap mendukung implementasi program tersebut melalui sinergi antara sektor pendidikan dan koperasi agar pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik.

Menurutnya, langkah yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ini menjadi tonggak penting dalam penguatan pendidikan perkoperasian dan berpotensi direplikasi oleh provinsi lain melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

“Untuk Purbalingga, saya berpesan agar program ini dapat diimplementasikan dengan baik. Masyarakat perlu memahami bahwa koperasi dibangun atas semangat gotong royong dengan keanggotaan yang sukarela dan memberikan manfaat bagi anggotanya. Karena itu, kita harus optimistis dan bangga terhadap semangat koperasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Heru Sriwibowo, menyampaikan pihaknya bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (DindagkopUKM) telah mendapat tugas untuk mengimplementasikan program tersebut di daerah.

“Insya Allah mulai tahun ajaran 2026/2027 akan kita implementasikan. Bukan ke dalam mata pelajaran tersendiri, tetapi diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang sudah ada,” jelasnya.

Ia menyebut sejumlah mata pelajaran yang memungkinkan untuk penyisipan materi perkoperasian antara lain IPS dan PPKn. Selain itu, nilai-nilai perkoperasian juga akan diperkuat melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler.

Sementara itu, Kepala DindagkopUKM Purbalingga, Agung Widiarto, menilai peluncuran program ini menjadi momentum yang tepat di tengah pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

“Insersi pendidikan perkoperasian menjadi sinergi yang sangat tepat untuk membangkitkan kembali koperasi di Indonesia. Kami akan terus mendukung dari sisi kelembagaan untuk meningkatkan kualitas manajemen koperasi,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono mengungkapkan pemerintah tengah mengusulkan Undang-Undang Sistem Perkoperasian Nasional sebagai revisi terhadap Undang-Undang Perkoperasian Tahun 1992 yang dinilai sudah tidak lagi relevan dengan perkembangan zaman.

“Undang-undang ini akan menjadi payung hukum bagi pelaksanaan kegiatan perkoperasian di Indonesia,” ujarnya.

Menurut Ferry, Presiden menginginkan praktik ekonomi Indonesia kembali menguatkan prinsip ekonomi Pancasila melalui koperasi. Ia meyakini koperasi dapat menjadi instrumen penting untuk mengurangi kemiskinan, menghadirkan keadilan ekonomi, serta memperkuat sektor produksi, distribusi, industri, dan perkreditan.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menambahkan, Jawa Tengah menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menerapkan insersi pendidikan perkoperasian secara sistematis. Langkah ini diharapkan mampu mencetak generasi yang memahami koperasi sejak usia sekolah sehingga keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ke depan mendapat dukungan dan partisipasi yang lebih luas dari masyarakat.

“Koperasi jangan hanya dipahami sebagai simpan pinjam. Di dalamnya ada manajemen, kepemimpinan, dan bagaimana mengelola kesejahteraan anggota serta masyarakat. Semua itu harus dipahami sejak dini,” tegasnya.

Launching Insersi Pendidikan Perkoperasian di Jawa Tengah dihadiri para bupati dan wali kota se-Jawa Tengah bersama kepala dinas yang membidangi pendidikan dan koperasi. Acara juga dihadiri Menteri Koperasi RI, Menteri Agama RI, perwakilan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, serta jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap penguatan pendidikan perkoperasian di Indonesia.(Gn/Prokompim)

Share:

Rate:

PreviousPurbalingga Jaga Lahan Sawah, Seimbangkan Ketahanan Pangan dan Investasi

About The Author

humas setda

humas setda

Related Posts

Apel Pagi di SMANSA Purbalingga, Bupati Fahmi: Jangan Minder, Punya Visi Besar!

Apel Pagi di SMANSA Purbalingga, Bupati Fahmi: Jangan Minder, Punya Visi Besar!

August 25, 2025

Pastikan Lancar Hadapi Nataru, Pemkab Purbalingga Tindaklanjuti Arahan Forkopimda Jawa Tengah

Pastikan Lancar Hadapi Nataru, Pemkab Purbalingga Tindaklanjuti Arahan Forkopimda Jawa Tengah

December 16, 2024

Tugas Pokok Bagian Perekonomian

Tugas Pokok Bagian Perekonomian

April 2, 2020

Pahargyan Agung dan Kirab Pusaka jadi Ajang Edukasi Kebudayaan Tiap Hari Jadi Kabupaten Purbalingga

Pahargyan Agung dan Kirab Pusaka jadi Ajang Edukasi Kebudayaan Tiap Hari Jadi Kabupaten Purbalingga

December 18, 2024

Leave a reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS Berita Purbalingga

  • Hadapi Kemiskinan, Kesra Purbalingga Hadirkan Bersama Bangga Sejahtera
  • Seleksi Kakang Mbekayu 2026 Siapkan Generasi Muda Jadi Penggerak Promosi Wisata Purbalingga
  • Perdamaian Dunia Realisasi Pancasila dari Bangsa Indonesia
  • Dulu Harus Berobat ke Kota, Kini Layanan Dokter Spesialis Menjangkau Desa Larangan
  • Puskesmas Kalikajar Bangun Zona Integritas, Layanan Kesehatan Ditargetkan Makin Mudah dan Nyaman

Recent Posts

  • Hadiri Launching Insersi Pendidikan Perkoperasian, Pemkab Purbalingga Siapkan Generasi Melek Koperasi Sejak Dini
  • Purbalingga Jaga Lahan Sawah, Seimbangkan Ketahanan Pangan dan Investasi
  • Pemkab Purbalingga Dorong PMI Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dan Kepercayaan Publik
  • Persibangga Tertahan, Wahana FC Curi Tiga Poin di Menit Krusial
  • Bupati Fahmi Dorong Nilai-Nilai Pancasila Hadir dalam Pelayanan Publik

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

Layanan Pengadaan Secara Elektronik

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan

Portal Informasi Kerajinan

Recent Comments

  • Kamaludin on Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok yang Membutuhkan
  • WHR. on Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolaborasi Bangun Purbalingga
  • tel u on Sekda : Tak Hanya Militer, Bela Negara Berlaku Semua Lapisan Masyarakat
  • tel u on Pemkab Purbalingga Kirim 6 Program untuk Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023
  • Dwi Iswanti R. on 5000 Bibit Pohon Ditanam di Daerah Rawan Longsor Desa Siwarak

Designed by Elegant Themes | Powered by WordPress