PURBALINGGA – Sebanyak 30 pelajar yang terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Purbalingga 2026 dikukuhkan di Pendapa Dipokusumo, Sabtu (15/8/2026). Setelah melewati rangkaian latihan, mereka diminta tidak hanya menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda.
“Paskibraka tidak hanya sekadar barisan pengibar bendera, tetapi juga duta teladan generasi muda,” kata Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif.
Bupati mengatakan, Paskibraka memiliki peran lebih besar daripada sekadar menjalankan tugas dalam upacara kenegaraan. Diharapkan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalani latihan harus terus dipegang dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut antara lain disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan.

“Ingatlah, tugas mengibarkan dan menurunkan bendera ini adalah tugas mulia. Laksanakan tugas ini dengan penuh rasa bangga, hormat, dan cinta Tanah Air,” ujarnya.
Menurut Fahmi, pengukuhan tersebut menjadi penanda bahwa 30 anggota Paskibraka telah siap menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Purbalingga.
“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Purbalingga, saya mengucapkan selamat kepada adik-adik, putra-putri terbaik Purbalingga yang telah dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka,” katanya.

Selain memberikan apresiasi kepada para Paskibraka, Fahmi juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan, motivasi, dan fasilitas kepada putra-putri mereka selama mengikuti proses pembentukan dan latihan.
Pengukuhan tahun ini juga menjadi momentum khusus karena para Paskibraka akan mengibarkan duplikat Bendera Pusaka yang telah diserahkan langsung oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada 6 Agustus 2024. Pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini, duplikat Bendera Pusaka tersebut akan kembali dikibarkan untuk ketiga kalinya di Purbalingga. (tha/prokompim




Recent Comments