TRENDING:

Video pedoman penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung...
Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok ya...
Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolabo...
setda.purbalinggakab.go.id
  • Beranda
  • Profil
    • VISI & MISI
  • Asisten Pemerintahan & Kesra
    • Bagian Pemerintahan
    • Bagian Hukum
    • Bagian Kesra
  • Asisten Perekonomian & Pembangunan
    • Bagian Perekonomian dan SDA
    • Bagian Administrasi Pembangunan
    • Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
  • Asisten Administrasi Umum
    • Bagian Organisasi
    • Bagian Umum
    • Bagian Prokopim
  • Staf Ahli
  • Berita
  • Sakip
    • Perencanaan
    • Pengukuran
    • Pelaporan
    • Evaluasi
  • Pelayanan Publik
    • Jenis Layanan
      • Bag.Prokompim
      • Bag.Organisasi
      • Bag.Kesra
      • Bag.Hukum
      • Bag.PBJ
      • Bag.Umum
    • Maklumat Pelayanan
    • Indeks Kepuasan Masyarakat
      • Nilai IKM
    • Pengaduan Masyarakat
  • FAQ

Select Page

FGS#9 Jadi Pijakan Tiga Desa Wisata Terpadu di Lereng Slamet

Posted by humas setda | Jul 5, 2026 | Bagian Humas, Berita | 0 |

FGS#9 Jadi Pijakan Tiga Desa Wisata Terpadu di Lereng Slamet

PURBALINGGA – Kabut tipis perlahan turun menyelimuti lereng Gunung Slamet saat petikan gitar Is, vokalis Parade Hujan, memecah dinginnya malam di panggung Akustik Kabut Lembut, kompleks D’Las Serang, Kecamatan Karangreja, Sabtu (4/7/2026). Permainan lampu panggung, udara pegunungan yang menusuk, serta lautan penonton menciptakan suasana syahdu yang terasa begitu romantis.

Parade Hujan (band yang sebelumnya bernama Payung Teduh) langsung menyihir puluhan ribu penonton lewat Kucari Kamu. Sorak penonton bergemuruh, lalu berganti menjadi koor panjang yang mengikuti setiap bait lagu.

Tanpa memberi ruang jeda, Is dan kawan-kawan membawa penonton menelusuri lorong kenangan melalui APH, Berdua Saja, Di Atas Meja, Datang, hingga Selalu Muda. Sebagian penonton larut bernyanyi sambil merangkul pasangan, sebagian lainnya hanya menikmati alunan musik yang berpadu dengan kabut kaki Gunung Slamet.

Nuansa romantis semakin terasa ketika Resah, Menuju Senja, dan Untuk Perempuan yang Sedang Dalam Pelukan mengalun. Lagu-lagu yang telah menjadi soundtrack perjalanan cinta banyak orang itu membawa penonton tenggelam dalam nostalgia. Malam yang syahdu itu ditutup sempurna melalui Akad, yang dinyanyikan serempak oleh ribuan penonton.

Namun, Akustik Kabut Lembut bukan sekadar konser musik. Malam itu menjadi etalase bagaimana kekuatan alam, budaya, dan seni mampu menjadi magnet wisata yang ingin terus dikembangkan Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengatakan, masuknya Festival Gunung Slamet (FGS) dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) menjadi pengakuan atas kualitas festival yang konsisten mengangkat potensi budaya, alam, dan partisipasi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata dan seluruh pihak yang telah mendukung. Festival Gunung Slamet setiap tahun memberikan dampak ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Fahmi, keberhasilan FGS akan menjadi pijakan untuk pengembangan kawasan wisata terpadu di lereng Gunung Slamet. Mulai 2027, Pemkab Purbalingga akan memfokuskan pembangunan pariwisata di tiga desa, yakni Serang, Kutabawa, dan Siwarak, yang diproyeksikan menjadi one stop tourism destination pertama di Kabupaten Purbalingga.

Konsep tersebut dirancang agar wisatawan tidak hanya datang menikmati satu objek wisata, tetapi dapat menghabiskan waktu dua hingga tiga hari di kawasan lereng Gunung Slamet dengan berbagai pilihan destinasi, penginapan, kuliner, hingga aktivitas wisata yang saling terintegrasi.

“Harapannya ketika wisatawan datang dari luar kota bahkan luar provinsi untuk berlibur dua sampai tiga hari, semuanya sudah tersedia di tiga desa tersebut. Mulai dari destinasi wisata, penginapan, kuliner, hingga aktivitas yang bisa dinikmati wisatawan,” ujar Fahmi.

Ia meyakini konsep tersebut akan memperkuat posisi kawasan Gunung Slamet sebagai destinasi unggulan Jawa Tengah sekaligus meningkatkan lama tinggal wisatawan dan perputaran ekonomi masyarakat.

“Mohon doa agar Desa Serang, Kutabawa, dan Siwarak semakin maju, berkembang, dan mampu menghadirkan event-event yang lebih baik. Dan semoga FGS ke-10 pada 2027 bisa lebih meriah dan mendatangkan bintang tamu yang luar biasa,” katanya.

Sementara itu, Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara III Kementerian Pariwisata RI, Indera Dewantho, menilai Festival Gunung Slamet memiliki kekuatan pada keterpaduan budaya, alam, dan partisipasi masyarakat. Menurutnya, kekuatan tersebut menjadi modal penting dalam membangun desa wisata berbasis komunitas.

“Festival ini bukan sekadar ruang ekspresi budaya, tetapi juga instrumen pemberdayaan masyarakat yang membuka peluang usaha, meningkatkan perputaran ekonomi, memperluas promosi produk lokal, serta memperkuat citra pariwisata berbasis desa dan alam,” ujarnya.

Masuknya Festival Gunung Slamet ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) untuk tahun ketiga berturut-turut menjadi bukti festival ini memenuhi standar kurasi nasional Kementerian Pariwisata sekaligus mempertegas posisinya sebagai salah satu agenda wisata unggulan Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Kementerian Pariwisata menyerahkan piagam KEN kepada Bupati Purbalingga yang kemudian diteruskan kepada Kepala Desa Serang, Sugito. Acara juga dihadiri Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani beserta istri, Ketua TP PKK, jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta ribuan masyarakat yang memadati kawasan D’Las Serang.

Festival Gunung Slamet ke-9 berlangsung selama tiga hari, 3–5 Juli 2026. Setelah malam romantis bersama Parade Hujan di Akustik Kabut Lembut, rangkaian festival ditutup pada Minggu (5/7/2026) dengan penampilan Suaraloka Gunung Slamet dan berbagai agenda budaya lainnya yang semakin menegaskan FGS sebagai wajah baru pariwisata lereng Gunung Slamet. (tha/prokompim)

Share:

Rate:

PreviousFestival Gunung Slamet #9 Angkat Nilai Syukur dan Kebersamaan Masyarakat Lereng Slamet
Next555 Mahasiswa KKN Unsoed Siap Berdayakan 47 Desa di Purbalingga, Perkuat Kolaborasi Atasi Kemiskinan

About The Author

humas setda

humas setda

Related Posts

Halalbihalal di Bukateja, Bupati Fahmi Ajak Warga Perkuat Gotong Royong

Halalbihalal di Bukateja, Bupati Fahmi Ajak Warga Perkuat Gotong Royong

April 6, 2026

Tebar Cinta di KB Nurul Ummahaat, Bunda Hani Ajari Anak Cuci Tangan dan Gosok Gigi

Tebar Cinta di KB Nurul Ummahaat, Bunda Hani Ajari Anak Cuci Tangan dan Gosok Gigi

May 7, 2026

Musrenbang RPJPD, 3 Jembatan Prioritas Dibangun Kurun 20 Tahun ke Depan

Musrenbang RPJPD, 3 Jembatan Prioritas Dibangun Kurun 20 Tahun ke Depan

April 22, 2024

Bupati Tiwi : Koperasi Harus Kompetitif Ikuti Perkembangan Zaman

Bupati Tiwi : Koperasi Harus Kompetitif Ikuti Perkembangan Zaman

July 23, 2023

Leave a reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS Berita Purbalingga

  • Gerakan Bersih Lingkungan Purbalingga Kumpulkan 1,5 Ton Sampah dari Sungai Kramean
  • Kebutuhan Masyarakat Masih Jadi Prioritas dalam Perubahan APBD 2026
  • DPRD Kabupaten Purbalingga Tekankan 3 Raperda Akomodir Kebutuhan Masyarakat
  • HUT ke-81 RI, Purbalingga Dorong Gotong Royong untuk Menjawab Persoalan Masyarakat
  • Pelantikan 213 Pejabat Purbalingga Diharapkan Perkuat Pelayanan kepada Masyarakat

Recent Posts

  • Perubahan APBD 2026: Tambahan TKD dan Silpa Bebas Didorong untuk Perkuat Alus Dalane
  • Fraksi DPRD Dorong Penguatan Pendapatan dan Ketepatan Belanja dalam Perubahan APBD 2026
  • Tugas Tuntas, Paskibraka Purbalingga Dapat Apresiasi dan Pesan Masa Depan dari Bupati
  • 101 Warga Binaan Rutan Dapat Remisi, Bupati Fahmi: Jangan Ulangi Kesalahan Lagi
  • Lita Dwi Anggraeni Jadi ASN of The Year Purbalingga 2026, Bupati Fahmi Beri Hadiah Umrah

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

Layanan Pengadaan Secara Elektronik

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan

Portal Informasi Kerajinan

Recent Comments

  • Kamaludin on Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok yang Membutuhkan
  • WHR. on Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolaborasi Bangun Purbalingga
  • tel u on Sekda : Tak Hanya Militer, Bela Negara Berlaku Semua Lapisan Masyarakat
  • tel u on Pemkab Purbalingga Kirim 6 Program untuk Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023
  • Dwi Iswanti R. on 5000 Bibit Pohon Ditanam di Daerah Rawan Longsor Desa Siwarak

Designed by Elegant Themes | Powered by WordPress