TRENDING:

Video pedoman penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung...
Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok ya...
Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolabo...
setda.purbalinggakab.go.id
  • Beranda
  • Profil
    • VISI & MISI
  • Asisten Pemerintahan & Kesra
    • Bagian Pemerintahan
    • Bagian Hukum
    • Bagian Kesra
  • Asisten Perekonomian & Pembangunan
    • Bagian Perekonomian dan SDA
    • Bagian Administrasi Pembangunan
    • Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
  • Asisten Administrasi Umum
    • Bagian Organisasi
    • Bagian Umum
    • Bagian Prokopim
  • Staf Ahli
  • Berita
  • Sakip
    • Perencanaan
    • Pengukuran
    • Pelaporan
    • Evaluasi
  • Pelayanan Publik
    • Jenis Layanan
      • Bag.Prokompim
      • Bag.Organisasi
      • Bag.Kesra
      • Bag.Hukum
      • Bag.PBJ
      • Bag.Umum
    • Maklumat Pelayanan
    • Indeks Kepuasan Masyarakat
      • Nilai IKM
    • Pengaduan Masyarakat
  • FAQ

Select Page

Karakter Detail Rajut Jadi Identitas, Imam Ghozali Gelar Pameran Tunggal di Kie Art Space

Posted by humas setda | Jun 20, 2026 | Bagian Humas, Berita | 0 |

Karakter Detail Rajut Jadi Identitas, Imam Ghozali Gelar Pameran Tunggal di Kie Art Space

PURBALINGGA – Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani bersama Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Purbalingga menghadiri pembukaan Pameran Tunggal lukisan karya seniman lokal Imam Ghozali di Kie Art Space, Desa Sidareja, Kecamatan Kaligondang, Sabtu (20/6/2025).

Pameran bertajuk “Menimbang Rasa Merajut Kebahagiaan” tersebut menjadi ruang apresiasi bagi karya-karya Imam Ghozali, pelukis asal Desa Rajawana, Kecamatan Karangmoncol, yang dikenal melalui karakter lukisan unik dengan detail menyerupai rajutan.

Penyelenggara pameran dari Kie Art Projects, Gita Yohana, mengatakan pihaknya sengaja memberikan panggung bagi seniman lokal agar karya mereka dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat maupun kolektor seni.

Ia mengisahkan pertemuan pertamanya dengan Imam Ghozali yang sehari-hari berprofesi sebagai petani namun memiliki bakat melukis yang kuat. Bersama-sama mereka kemudian mencari karakter yang tepat untuk menjadi identitas karya sang seniman.

“Ternyata seiring berjalannya waktu, beberapa karakter kita coba, yang pas adalah yang lucu-lucu,” ungkap Gita.

Menurutnya, ciri khas karya Imam Ghozali terletak pada objek-objek yang menghadirkan kesan lucu layaknya boneka dengan detail yang menyerupai rajutan tangan. Karakter tersebut kini telah dikenal oleh para kolektor dari berbagai kota besar.

“Tentu saja itu membutuhkan ketenangan hati, karena suatu lukisan kalau tidak tenang, lukisannya susah dijualnya,” tambahnya.

Gita menegaskan komitmen Kie Art Projects tidak berhenti pada Imam Ghozali saja. Ke depan, pihaknya akan terus menghadirkan pameran tunggal bagi seniman-seniman lokal lainnya sebagai upaya membangun semangat berkarya dan mendorong lahirnya inovasi di bidang seni.

“Kami ingin memberikan panggung sehingga masyarakat bisa mengenal para pelukis lokal. Ke depan akan ada pameran-pameran tunggal lainnya agar mereka terus berkarya, bersemangat, dan termotivasi untuk menghadirkan kreativitas tanpa batas,” ujarnya.

Dalam pameran yang berlangsung hingga 28 Juni 2025 tersebut, sebanyak 20 karya dipamerkan kepada publik. Melalui tema “Menimbang Rasa Merajut Kebahagiaan”, Imam Ghozali berupaya menghadirkan ruang refleksi bagi para penikmat seni.

“Walaupun terlihat sederhana, mungkin terlihat lucu, namun di balik karya-karya itu saya ingin menyampaikan cerita di dalamnya,” kata Imam.

Ia menjelaskan, setiap lukisan yang ditampilkan mengajak pengunjung untuk menemukan kembali makna kebahagiaan yang kerap terlupakan di tengah kesibukan hidup sehari-hari.

“Seperti masa kecil mungkin yang penuh dengan kebahagiaan,” tuturnya.

Imam berharap karya-karyanya dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk sejenak berhenti, merenung, dan menikmati sisi-sisi sederhana kehidupan yang menghadirkan kebahagiaan.

Sementara itu, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani menyampaikan apresiasi tinggi kepada Imam Ghozali yang telah menunjukkan bahwa kreativitas dan ketekunan mampu melahirkan karya seni yang bernilai dan membanggakan daerah.

“Kami mengapresiasi dedikasi Mas Imam Ghozali dan berharap semakin banyak seniman lokal yang mendapat ruang untuk berkarya dan dikenal masyarakat luas,” kata Wabup Dimas.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kie Art Projects yang digawangi Gita Yohana dan Slamet Santosa karena telah menghadirkan ruang kolaborasi yang produktif bagi para seniman di Kabupaten Purbalingga.
Menurutnya, keberadaan ruang-ruang kreatif sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan ekosistem seni dan budaya daerah. Pemkab Purbalingga pun tengah mengkaji optimalisasi sejumlah fasilitas publik sebagai ruang pamer dan ekspresi seni.

“Kabupaten Purbalingga saat ini membutuhkan ruang kreasi bagi para seniman untuk memamerkan karyanya. Kami sudah mulai berdiskusi dengan Bidang Kebudayaan Dindikbud dan Dinporapar terkait beberapa lokasi yang dapat dioptimalkan, seperti GOR Mahesa Jenar dan Purbalingga Food Centre,” jelasnya.

Wabup Dimas berharap upaya tersebut dapat menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Purbalingga yang semakin inklusif dan ramah terhadap perkembangan seni budaya.

“Jadi mohon doa restunya bapak ibu sekalian, semoga mimpi kami bersama Mas Bupati untuk bisa mewujudkan Purbalingga yang inklusif dengan kegiatan kesenian dapat terwujud,” pungkasnya.(Gn/Prokompim)

Share:

Rate:

PreviousWabup Dimas Hadiri KKS Banyumas Digifest 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Digital Banyumas Raya
NextRuwat Bumi Jambudesa Meriah, Bupati Fahmi Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Wayang Kulit

About The Author

humas setda

humas setda

Related Posts

Pengurus Perdana KORMI Purbalingga Dilantik, Olahraga Masyarakat Dibidik Jadi Penggerak Sport Tourism

Pengurus Perdana KORMI Purbalingga Dilantik, Olahraga Masyarakat Dibidik Jadi Penggerak Sport Tourism

July 19, 2026

Upacara HUT ke-80 RI, Bupati Fahmi Apresiasi Paskibraka dan Beri Penghargaan ASN

Upacara HUT ke-80 RI, Bupati Fahmi Apresiasi Paskibraka dan Beri Penghargaan ASN

August 17, 2025

Sukses Budidaya Melon, Karangpucung Diganjar Bantuan DAK 900 Juta Rupiah

Sukses Budidaya Melon, Karangpucung Diganjar Bantuan DAK 900 Juta Rupiah

April 4, 2024

Bangun Jalan Penghubung Karangasem – Adiarsa, Program TMMD Harus Disengkuyung Masyarakat

Bangun Jalan Penghubung Karangasem – Adiarsa, Program TMMD Harus Disengkuyung Masyarakat

July 12, 2023

Leave a reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS Berita Purbalingga

  • Pelantikan 213 Pejabat Purbalingga Diharapkan Perkuat Pelayanan kepada Masyarakat
  • Bupati dan Ketua DPRD Purbalingga Sepakati Perubahan KUA-PPAS TA 2026, Raperda Perubahan APBD TA 2026 Diserahkan Lebih Awal
  • TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 Buka Akses Jalan di Danasari Purbalingga
  • Gedung Rawat Inap dan PONED Puskesmas Serayu Larangan Tingkatkan Akses Kesehatan Masyarakat
  • Tingkatkan Kualitas SDM untuk Pembangunan Berbasis Data di Purbalingga

Recent Posts

  • Bupati Fahmi: Pancasila Harus Dihidupkan, Bukan Sekadar Dihafalkan
  • Bupati Fahmi Lepas 98 Peserta IRR, Dorong Lahirnya Atlet Sepeda Berprestasi
  • Bupati Fahmi Ajak Teladani Kiprah Kiai Yazid Abdurrahman untuk Bangun Purbalingga
  • 30 Paskibraka Purbalingga Dikukuhkan, Diminta Jadi Teladan Generasi Muda
  • Mulai Aja Dulu! Wabup Dimas Motivasi 1.200 Mahasiswa Universitas Terbuka

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

Layanan Pengadaan Secara Elektronik

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan

Portal Informasi Kerajinan

Recent Comments

  • Kamaludin on Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok yang Membutuhkan
  • WHR. on Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolaborasi Bangun Purbalingga
  • tel u on Sekda : Tak Hanya Militer, Bela Negara Berlaku Semua Lapisan Masyarakat
  • tel u on Pemkab Purbalingga Kirim 6 Program untuk Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023
  • Dwi Iswanti R. on 5000 Bibit Pohon Ditanam di Daerah Rawan Longsor Desa Siwarak

Designed by Elegant Themes | Powered by WordPress