TRENDING:

Video pedoman penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung...
Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok ya...
Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolabo...
setda.purbalinggakab.go.id
  • Beranda
  • Profil
    • VISI & MISI
  • Asisten Pemerintahan & Kesra
    • Bagian Pemerintahan
    • Bagian Hukum
    • Bagian Kesra
  • Asisten Perekonomian & Pembangunan
    • Bagian Perekonomian dan SDA
    • Bagian Administrasi Pembangunan
    • Bagian Pengadaan Barang dan Jasa
  • Asisten Administrasi Umum
    • Bagian Organisasi
    • Bagian Umum
    • Bagian Prokopim
  • Staf Ahli
  • Berita
  • Sakip
    • Perencanaan
    • Pengukuran
    • Pelaporan
    • Evaluasi
  • Pelayanan Publik
    • Jenis Layanan
      • Bag.Prokompim
      • Bag.Organisasi
      • Bag.Kesra
      • Bag.Hukum
      • Bag.PBJ
      • Bag.Umum
    • Maklumat Pelayanan
    • Indeks Kepuasan Masyarakat
      • Nilai IKM
    • Pengaduan Masyarakat
  • FAQ

Select Page

“Tamu Maghrib” Syuting di Purbalingga, Wabup Dimas: Angkat Potensi Lokal dan Talenta Film Daerah

Posted by humas setda | Jul 15, 2026 | Bagian Humas, Berita | 0 |

“Tamu Maghrib” Syuting di Purbalingga, Wabup Dimas: Angkat Potensi Lokal dan Talenta Film Daerah

PURBALINGGA — Desa Pelumutan, Kecamatan Kemangkon, menjadi lokasi pengambilan gambar film nasional Tamu Maghrib karya sutradara Jay Sukmo. Produksi yang berlangsung selama enam hari itu mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga karena dinilai mampu mengangkat potensi daerah sekaligus membuka ruang belajar bagi insan perfilman lokal.

Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani mengatakan, Tamu Maghrib menghadirkan thriller psikologis berlatar budaya Banyumas Raya, bukan sekadar film horor.

“Alhamdulillah Purbalingga menjadi salah satu lokasi syuting. Kami berharap ada transfer pengetahuan dan teknologi produksi film dari tingkat nasional kepada para pelaku kreatif di daerah,” kata Dimas saat pembukaan produksi di Desa Pelumutan, Rabu (15/7/2026).

Ia berharap proses syuting berjalan lancar hingga film yang melibatkan talenta lokal tersebut sukses saat tayang di bioskop.

Produser Tamu Maghrib, Anggit Danurendra, mengatakan Desa Pelumutan dipilih karena masih memiliki rumah-rumah tradisional dan suasana pedesaan yang sesuai dengan latar cerita era 1990-an.

“Selain lokasi yang masih autentik, dialek dan budaya masyarakatnya juga sangat sesuai dengan skenario. Latar Banyumas, termasuk Purbalingga, juga masih jarang diangkat dalam film nasional,” ujarnya.

Film ini merupakan adaptasi dari film pendek viral Tamu Maghrib (2023). Dibintangi Masayu Anastasia dan Asri Welas, film produksi JSF Creative Studio tersebut mengangkat kisah perjuangan seorang ibu melawan ketakutan dan ketidakadilan dalam balutan thriller psikologis. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada akhir 2026 atau awal 2027. (hr-tha/prokompim)

Share:

Rate:

PreviousSepuluh Tahun Menunggu, Jalan Beji–Kutasari Akhirnya Diperbaiki
NextPemkab Purbalingga Ekspose Manajemen Talenta di BKN, Siapkan Sistem Karier ASN Berbasis Merit

About The Author

humas setda

humas setda

Related Posts

Serahkan Estafet Tunas Kelapa, Kak Sudono : Pramuka Berkembang dan Membantu Masyarakat

Serahkan Estafet Tunas Kelapa, Kak Sudono : Pramuka Berkembang dan Membantu Masyarakat

August 28, 2023

KESEPAKATAN BERSAMA ANTARA PEMKAB PURBALINGGA DAN IAIN PURWOKERTO

KESEPAKATAN BERSAMA ANTARA PEMKAB PURBALINGGA DAN IAIN PURWOKERTO

June 8, 2020

Berprestasi, Desa Karangbawang Dibangunkan Jalan Baru Melalui Program TMMD

Berprestasi, Desa Karangbawang Dibangunkan Jalan Baru Melalui Program TMMD

May 10, 2023

TMMD Sengkuyung Desa Kedunglegok Sukses Bangun Infrastruktur, Warga Bersyukur

TMMD Sengkuyung Desa Kedunglegok Sukses Bangun Infrastruktur, Warga Bersyukur

March 20, 2025

Leave a reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSS feed: Berita Purbalingga Berita Purbalingga

  • Speling Dekatkan Layanan Dokter Spesialis kepada Warga Desa di Purbalingga
  • TMMD Purbalingga Bangun Jalan Baru Sepanjang 715 Meter di Bantarbarang
  • Karang Taruna Purbalingga Dorong Aksi Nyata Pemuda bagi Masyarakat
  • Festival Literasi Purbalingga Tanamkan Kebiasaan Membaca Sejak Dini
  • 123 Peserta Ikuti Pelatihan BLK Purbalingga, Kepala Dinperinaker: Jangan Pulang Hanya Bawa Sertifikat

Recent Posts

  • Purbalingga Raih Terbaik III Nasional UPLAND Project, Perkuat Kesejahteraan Petani Berkelanjutan
  • KELAYAN BINTER Dikukuhkan, Purbalingga Perkuat Pembinaan Klien Pemasyarakatan
  • Pemkab Purbalingga Konsolidasikan Pengadaan Kertas, Targetkan Harga Lebih Efisien
  • TMMD Sengkuyung IV Dimulai, Jalan Baru Sepanjang 715 Meter Segera Dibangun di Bantarbarang
  • Pilkades Serentak 2026, Sekda Ingatkan Ketelitian Verifikasi Calon

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

Layanan Pengadaan Secara Elektronik

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan

Portal Informasi Kerajinan

Recent Comments

  • Kamaludin on Tak Ambil Gaji, Bupati Fahmi Salurkan Untuk Kelompok yang Membutuhkan
  • WHR. on Audiensi Politeknik Madyathika, Bupati Tiwi Ajak Kolaborasi Bangun Purbalingga
  • tel u on Sekda : Tak Hanya Militer, Bela Negara Berlaku Semua Lapisan Masyarakat
  • tel u on Pemkab Purbalingga Kirim 6 Program untuk Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2023
  • Dwi Iswanti R. on 5000 Bibit Pohon Ditanam di Daerah Rawan Longsor Desa Siwarak

Designed by Elegant Themes | Powered by WordPress